Pantau Flash
The Fed Turukan Suku Bunga, Rupiah Diprediksi Menguat
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Perairan Indonesia
PBNU Ikut Komentar Soal Kenaikan Cukai Rokok Berdampak ke Petani Tembakau
PKB Pastikan Beri Bantuan Hukum untuk Imam Nahrawi
Indonesia Hancurkan Kepulauan Mariana Utara 15-1

Rakernas PAN Akan Digelar Setelah Zulkifli Hasan Pulang Ibadah Haji

Rakernas PAN Akan Digelar Setelah Zulkifli Hasan Pulang Ibadah Haji Zulkifli Hasan saat bersama Sandiaga Uno (Foto: Antara/Imam B)

Pantau.com - Partai Amanat Nasional (PAN) hingga saat ini belum menegaskan terkait sikap politiknya setelah koalisi pengusung Prabowo-Sandi dibubarkan. Sikap politik PAN untuk memutuskan bergabung dengan pemerintah atau mengambil peran oposisi ditentukan melalui rakernas.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan mengatakan rakernas partainya akan dilaksanakan pada tahun ini. Namun, pria yang akrab disapa Zulhas itu belum bisa membeberkan waktu pelaksanaannya.

"Oh tanggal rakernas tuh agenda partai ya tahun ini. Enggak ada tanggalnya. Tahun ini," ujar Zulhas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/7/2019).

Baca juga: Zulhas Tegaskan PAN Tak Pernah Minta Jatah Kursi Menteri ke Jokowi

Zulhas mengungkapkan, sebelum menggelar rakernas, dirinya dalam waktu dekat akan melaksanakan ibadah haji terlebih dahulu. Pasca kepulangannya dari ibadah haji barulah menurutnya rakernas akan diagendakan.

"Kan saya mau berangkat haji dulu, Insya Allah Tanggal 4 berangkat haji, pulang itulah saya kira. Iya nanti baru diagendakan," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Sekjen PAN Saleh Daulay mengungkapkan, partainya sedang sibuk menanggapi para perwakilannya di daerah untuk dimintai pandangan soal sikap politik partai ke depan. Tentu, menurutnya, dalam menentukan sikap politik menjadi oposisi bergabung dalam pemerintahan bukan lah hal yang mudah.

Baca juga: Ketum PAN: Usai Putusan MK, Prabowo Nyatakan Koalisi Berakhir

"Untuk menentukan sikap itu enggak gampang kan untuk kami saja tidak serta merta sesuatu itu juga ada mekanisme dan langkah yang harus diikuti untuk bergabung," tuturnya.

"Telah memutuskan bergabung atau tidak bergabung yang jelas kita sekarang sedang berada di luar garis pemerintah karena memang pada pemilu yang lalu kita berada di luar, logika kalau kita belum masih di luar. Kecuali kalau sudah, sekarang kita masih di luar itu posisi kita seperti itu itu yang clear," tandasnya

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: