Pantau Flash
Tim Panahan Fokus Olimpiade 2020 Tokyo Seusai SEA Games 2019
Kemendikbud Sebut UN Akan Diganti Sistem Penalaran
88 Proyek Strategis Nasional Bernilai Rp421,1 Triliun Selesai Akhir 2019
Herry IP: Wahyu/Ade Tidak Jauh Berbeda dengan Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra
Dipermak Vietnam 0-3, Timnas U-22 Indonesia Gagal Raih Emas

Rekam Aksi Demo Batu Bara di Australia, Tim Jurnalis Perancis Diringkus

Rekam Aksi Demo Batu Bara di Australia, Tim Jurnalis Perancis Diringkus Reporter TV Perancis Hugo Clement terlihat di sebuah van polisi setelah ia ditangkap ketika merekam demonstran di pelabuhan batubara Abbot Point. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Seorang wartawan televisi terkenal berkebangsaan Perancis beserta awaknya ditangkap ketika sedang merekam aksi demo yang menghadang pelabuhan di terminal batu bara di Negara Bagian Queensland, di Australia timur laut, menurut media, Senin, 22 Juli 2019.

Polisi membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan penahanan dan tuntutan terhadap orang-orang yang melanggar batas wilayah di terminal pelabuhan batu bara Abbot Point. Polisi belum memberikan keterangan rinci soal itu. 

Wartawan bernama Hugo Clement, dan kru televisinya, sedang merekam film dokumenter lingkungan untuk France 2, menurut kelompok Aksi Garis Depan untuk Batu Bara.

Kelompok tersebut memimpin aksi penentangan di pelabuhan itu terhadap perusahaan India Adani Enterprises, yang menggali tambang batu bara yang kontroversial di Queensland.

Baca juga: Beritakan Pembantaian Rohingya, 2 Jurnalis Reuters Akhirnya Bebas

Gambar dari kelompok pemrotes tersebut memperlihatkan Clement meringkuk di mobil van polisi sementara dua orang lainnya, yang membawa kamera dan satu lainnya membawa kamera foto, digelandang polisi ke mobil.

Media ABC melaporkan bahwa Clement dan krunya telah dibebaskan dengan jaminan dan akan menghadap sidang pengadilan di Bowen pada awal September.

Tambang Carmichael dan proyek kereta milik Adani telah menjadi sasaran protes hampir selama sepuluh tahun namun pihak penentang kehilangan suara pada Juni ketika perusahaan itu akhirnya mendapat persetujuan untuk mulai membangun.

Tim jurnalis Perancis itu merekam dua pengunjuk rasa yang sedang melakukan penghadangan terhadap jalan masuk ke terminal Abbot Point milik Adani, tempat perusahaan tersebut berencana mengekspor batu bara dari pertambangan, kata Amy, perwakilan Aksi Garis Depan untuk Batu Bara, yang hanya memberikan nama kecilnya.

Baca juga: Eks Jurnalis Ini Ingin Bunuh Kaum Nasrani Balas Serangan Christchurch

Polisi mengatakan kepada wartawan bahwa mereka menghadang jalur rel kereta. Polisi kemudian menangkap mereka dan bukannya meminta mereka untuk menyingkir dari jalan itu, kata Amy. Kedutaan Besar Prancis di Canberra belum memberikan komentar atas kejadian tersebut.

Adani, sang pemilik pelabuhan batu bara, mengatakan mengetahui ada aksi unjuk rasa tetapi tidak memberi komentar soal penahanan.

"Kami mendorong orang-orang untuk berpendapat berdasarkan fakta dan menjalankan protes secara sah dan aman, serta tidak menimbulkan risiko bagi mereka sendiri, bagi karyawan kami, kontraktor maupun anggota masyarakat yang lain," demikian isi pernyataan yang dikirim melalui email.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Internasional

Berita Terkait: