Forgot Password Register

Headlines

Rekonstruksi Pembunuhan Bocah SD di Karawang Dilakukan di Tempat Berbeda

Rekonstruksi Pembunuhan Bocah SD di Karawang Dilakukan di Tempat Berbeda Garis Polisi (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Polres Karawang melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan Ririn Agustin, bocah SD berusia 11 tahun yang dibunuh pelaku bernama Antonio di salah satu kontrakan di Karawang. 

"Ada 37 adegan yang diperagakan pelaku, Antonio, dalam rekonstruksi ini," kata Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya, di sela rekonstruksi di Karawang, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Bocah SD Ditemukan Tewas Membusuk, Polisi: Ada Bekas Jeratan di Leher

Slamet mengatakan, rekonstruksi digelar di tempat berbeda, bukan di lokasi kejadian sebenarnya, karena ada beberapa pertimbangan. Di antaranya pertimbangan keamanan dan kondisi keluarga korban yang masih bersedih. 

"Mengingat situasi yang tidak memungkinkan, jadi (rekonstruksi) digelar di tempat yang mirip dengan lokasi sebenarnya," katanya.

Baca juga: Terungkap, Polisi Tangkap Pembunuh Bocah SD Karawang di Rumah Istri Siri di Binjai

Sesuai dengan rekonstruksi, korban ditemukan meninggal dunia pada Sabtu, 15 September 2018, di kamar mandi kontrakan yang ditempati pelaku, di Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Karawang.

Korban meninggal setelah dicekik. Sedangkan pencekikan itu terjadi karena korban berteriak saat akan dicabuli oleh pelaku yang bernama Antonio. Slamet mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk mengetahui cara pembunuhan yang dilakukan pelaku. 

Sehingga akan tergambar kondisi sebenarnya. Atas perbuatannya, pelaku diancam pasal 339 subsider 338 KUHP serta pasal 80 Undang Undang tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya penjara seumur hidup.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More