Pantau Flash
Sri Mulyani Klaim Kenaikan Cukai Rokok untuk Sebuah Keseimbangan
Jojo Terhenti di Babak Pertama China Open 2019
Donald Trump Klaim AS Capai Kesepakatan Perdagangan dengan Jepang
Setelah Presiden World Bank, Kali Ini Presiden ADB Mengundurkan Diri
Ledakan Bom Tewaskan 24 Orang Dekat Kampanye Presiden Afghanistan Ashraf

Rel Kereta Turki Kini Terhubung dengan China dan Inggris, Trump?

Rel Kereta Turki Kini Terhubung dengan China dan Inggris, Trump? Kereta Turki. (Foto: Reuters/Umit Bektas)

Pantau.com - Salah satu terminal peti kemas terbesar di Turki, DP World Yarimca, dihubungan ke China dan London oleh jaringan rel kereta pada Selasa 30 Juli 2019 waktu setempat.

Saat meresmikan jaringan rel baru kereta tersebut, Menteri Transportasi dan Prasarana Turki Mehmet Cahit Turhan, mengatakan jaringan baru rel kereta itu akan menghubungkan Pelabuhan Yarimca dengan jaringan re kereta utama --yang tersambung ke London dan China. Terminal tersebut berada di Teluk Izmit, di ujung paling timur Laut Marmara.

"Ketika kami melihat masalah itu dari perspektif luas, rel baru tersebut telah menyediakan hubungan langsung antara China dan London melalui Turki," kata Turhan, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu.

Baca juga: AS, Sudahlah Hentikan Dukungan untuk Teroris Kurdistan

Terminal itu, yang berada di Provinsi Industri Turki, Kocaeli, dioperasikan oleh perusahaan penanganan pelabuhan yang berpusat di Uni Emirat Arab, DP World Harbor.

"Dengan jaringan rel baru ini, pelabuhan tersebut memilik peluang untuk menjangkau setiap sudut Turki," tambah menteri.

Ia mengatakan sebanyak 133 miliar lira Turki (23,84 miliar dolar AS) telah ditanamkan untuk menggerakkan sektor transportasi Turki, mewujudkan potensi posisi geografik negeri itu --yang membuatnya menjadi pangkalan logistik alamiah.

Baca juga: China Klaim Sejumlah Negara Dukung Kamp Pendidikan di Wilayah Muslim Uighur

Sejak 2003, Turki telah membuat rel bagi kereta ekspres dan saat ini negara tersebut terlibat dalam pembuatan jaringan rel lebih dari 2.000 kilometer, kata menteri itu. Ia menambahkan pemerintah bertekad untuk membuat Turki jadi pangkalan logistik yang ideal.

Presiden Kantor Penanaman Modal Turki Arda Ermut mengatakan tujuannya bukan hanya menyediakan pelabuhan atau jaringan rel, tapi menyediakan fasilitas transportasi dan hubungan ke seluruh dunia.

Kris Adams, Manajer Utama DP World's Harbor Yarimca, menyatakan pelabuhan tersebut yang memiliki peran penting dalam menghubungkan Chinda dengan Eropa juga akan memberi sumbangan bagi posisi strategis Turki. Perusahaan itu mengupayakan penanaman modal 500 juta dolar AS di Yarimca Harbor, untuk dipusatkan pada peningkatan ekspor dari Turki.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: