Forgot Password Register

Remaja Malaysia Bunuh Diri Usai Buat Polling Hidup/Mati di Instagram

Remaja Malaysia Bunuh Diri Usai Buat Polling Hidup/Mati di Instagram Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kepolisian Malaysia tengah menyelidiki kasus seorang remaja yang diyakini telah bunu diri setelah meminta pengikut di media sosialnya memberikan suara dalam sebuah polling online di Instagram.

Gadis yang berusia 16 tahun itu, telah melakukan polling online dalam aplikasi Instagram dengan pertanyaan 'sungguh penting, bantu aku memilih D/L', beberapa jam sebelum dirinya melompat dari sebuah atap bangunan di Sarawak, Malaysia Timur, pada Senin, 13 Mei 2019, demikian pernyataan Kepala Kepolisian Kabupaten Aidil Bolhassan kepada Reuters.

D/L diartikan sebagai Death/Life yang berarti Mati/Hidup. Dalam polling online yang ia buat, 69 persen pengikut media sosial gadis itu memilih D atau yang berati mati.

Baca juga: Ini Kebijakan 'Satu-Pukulan' Facebook Antisipasi Live Brutal

"Kami sedang melakukan penyidikan lebih lanjut untuk menentukan apakah ada faktor lain dalam kematian gadis itu," katanya, menambahkan gadis muda itu memiliki riwayat depresi, seperti dikutip Reuters, Kamis (16/5/2019).

Di sisi lain, Instagram telah meninjau akun remaja itu dan menemukan bahwa polling online, yang berlaku dalam 24 jam, berakhir dengan hasil 88 persen untuk suara 'L' atau hidup," kata Wong Ching Yee, Kepala Komunikasi Instagram di Asia-Pasifik.

Namun, Aidil mengatakan bahwa jumlah polling online itu mungkin telah berubah setelah berita tentang kematian gadis itu menyebar.

Kasus itu telah memicu keprihatinan di antara para anggota Parlemen Malaysia yang menyerukan penyelidikan lebih luas.

Baca juga: Keamanan WhatsApp Dibobol Spyware Israel, Ini yang Diincar

"Apakah gadis itu masih hidup hari ini jika mayoritas netizen di akun Instagramnya membuat dia putus asa untuk mengakhiri hidupnya?," kata anggota Parlemen, Ramkarpal Singh dalam sebuah pernyataan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq Syed Abdul Rahman juga menyerukan untuk menyelidiki kasus tersebut. Ia mengatakan, meningkatnya tingkat bunuh diri dan masalah kesehatan mental di kalangan kaum muda perlu ditanggapi secara serius.

Di bawah hukum Malaysia, siapa pun bisa dihukum karena bertaruh bunuh diri seorang anak kecil dan menghadapi hukuman mati atau sampai 20 tahun penjara dan denda.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More