Forgot Password Register

Ridwan Kamil Tegaskan Pelantikan Bupati Cirebon Sesuai Prosedur Hukum

Ridwan Kamil Tegaskan Pelantikan Bupati Cirebon Sesuai Prosedur Hukum Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto: Antara/Raisan Al Farisi)

Pantau.com - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil menegaskan pelantikan terdakwa suap terkait jual-beli jabatan di Kabupaten Cirebon, Sunjaya Purwadisastra sebagai Bupati Cirebon periode 2019-2024 olehnya, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Jumat (17/5/2019), telah sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Ini bukan yang pertama (terdakwa dilantik menjadi kepala daerah), ini sudah sesuai prosedur, hak politiknya (Sunjaya Purwadisastra) masih berlaku sebelum inkrah dan sesuai peraturan Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri," jelas Emil seusai pelantikan.

Baca juga: Baru Dilantik Jadi Bupati Cirebon, Sunjaya Langsung Diberhentikan

Emil mengatakan sesuai peraturan Kementerian Dalam Negeri tidak boleh ada kekosongan politik di Kabupaten Cirebon sehingga pihaknya menunjuk Penjabat Bupati Cirebon Dicky Saromi.

"Setelah waktunya memadai dan kondusif, maka hak politik Pak Sunjaya diberikan dahulu, tapi setelah itu diberhentikan untuk melaksanakan proses hukum yang berlaku," ujarnya.

Oleh karena itu, kata Emil, pada pelantikan tersebut, Sunjaya diberhentikan sebagai Bupati Cirebon dan langsung ditunjuk Plt Bupati Cirebon yang dijabat oleh Wakil Bupati Cirebon Imron Rosyadi.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja sama Setda Jawa Barat Dani Ramdan mengatakan ada sejumlah tahapan yang harus ditempuh oleh Pemprov Jawa Barat untuk bisa menghadirkan Sunjaya ke pelantikan tersebut.

"Jadi izin-nya Sekda Jabar atas nama gubernur menyurati Pengadilan Tipikor kemudian dikonsultasikan dengan hakim dan jaksa," kata Dani.

Baca juga: KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Cirebon Selama 40 Hari

Seorang terdakwa dilantik sebagai kepala daerah, kata Dani, bukanlah peristiwa yang pertama kali terjadi di Indonesia. Dani mengatakan lokasi pelantikan seorang terdakwa menjadi kepala daerah sangat tergantung situasional.

"Kenapa (lokasi pelantikannya) tidak di rutan karena di sini juga lebih dekat," ujarnya.

Seusai pelantikan Sunjaya langsung dibawa kembali Ke Rutan Kebon Waru Bandung.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More