Forgot Password Register

Romahurmuziy Harap Pancasila Sebagai Obat Penangkal Radikalisme

Ketum PPP Romahurmuziy (Foto: Antara/M Agung Rajasa) Ketum PPP Romahurmuziy (Foto: Antara/M Agung Rajasa)

Pantau.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengatakan nilai-nilai Pancasila hendaknya dijadikan sebagai obat intoleransi, radikalisme, dan liberalisme.

"Intoleransi, radikalisme, dan liberalisme saat ini menyasar seluruh lini kehidupan bangsa," kata Romahurmuziy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (1/6/2018).

Baca juga: Pesan Presiden Jokowi di Hari Lahir Pancasila

Romahurmuziy yang akrab disapa Rommy menambahkan, nilai-nilai Pancasila harus dijadikan sebagai pedoman dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila adalah pemersatu keragaman yang ada pada bangsa Indonesia. Sebagai alat pemersatu, Pancasila adalah titik temu semua agama, suku, dan golongan.

"Bisa jadi ada hal yang tidak memuaskan satu dua pihak. Namun, itulah titik optimal," kata cicit pahlawan nasional KH Abdul Wahab Hasbullah itu.

Baca juga: Anak SD, SMP, dan SMA Pingsan Saat Presiden Jokowi Pidato

Dalam ketatanegaraan, kata Rommy, Pancasila hendaknya dijadikan sebagai tolok ukur seluruh turunan undang-undang dasar (UUD).

Hal itu menurutnya penting seiring banyaknya undang-undang atau pasal dalam undang-undang yang dibatalkan Mahkamah Konstitusi karena dinilai bertentangan dengan UUD 1945 yang otomatis bertentangan dengan Pancasila.

"Jika setiap butir pasal dalam penyusunan UU ditolokukurkan kepada Pancasila, insya Allah tidak ada lagi pembatalan norma oleh MK," ucapnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More