Forgot Password Register

Ruang Televisi Jadi Tempat Paling Berbahaya di Rumah, Kok Bisa?

Ruang Televisi Jadi Tempat Paling Berbahaya di Rumah, Kok Bisa? Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Siapa sangka ruang televisi tempat kita bersantai, berleha-leha ria ternyata jadi tempat yang paling berbahaya di rumah karena dapat merusak kesehatan, terlebih jika termasuk pegawai perkantoran yang keseharian bekerja dengan duduk.

Baca juga: Hindari Penyakit Akibat Terlalu Banyak Duduk dengan Cara Ini

Hal ini diungkap Dokter Spesialisasi Olahraga Dr.Andi Kurniawan, Sp.KO mengingat mayoritas penduduk Jakarta yang berkutat dengan komputer dan lebih banyak duduk, saat macet di transportasi umum, bekerja, lalu sampai di rumah lagi-lagi langsung duduk lebih lagi di depan televisi.

"Di depan televisi itu sampai berjam-jam, artinya itu juga meningkatkan risiko kesehatan kita, makanya hati-hati sofa di depan rumah kita itu perlu di waspadai, kalau kita terlalu banyak duduk disitu itu berbahaya," ujar Dr. Andi dalam acara peluncuran Crocs di Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).

Merasa lelah usai bekerja, juga sering membuat banyak orang seenaknya dengan tubuh, seperti menonton televisi dengan nyemil, ditambah dengan postur tubuh yang tidak baik, yang akan merusak postur tulang di masa mendatang.

"Jadi jangan selalu duduk stag depan komputer duduknya leyeh-leyeh sambil nyemil terus duduk posturnya enggak bagus, risikonya gagal postur gagal tulang belakang dan segala macam," tuturnya.

Baca juga: Terlalu Banyak Duduk Lebih Berbahaya Dibanding Merokok

Padahal tidak begitu sulit menurut Dr.Andi dan tidak juga harus dengan berdiri, saat dudukpun peregangan bisa tetap dilakukan, seperti memutar tangan ke kanan dan ke kiri, kedepan dan kebelakang, untuk kaki juga bisa dengan memutar tumit dan membawanya di lipat secara bergantian.

"Kalau mau lihat di YouTube itu banyak, streaching yoga dan segala macem sambil menonton, ketika kita mau melakukan itu di kesibukkan kita sehari-hari sangat bermanfaat," tutupnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More