Pantau Flash
Indonesia Pimpin Klasemen ASEAN School Games 2019
Marc Klok: Saya Jamin PSM Juara Piala Indonesia 2018-2019
Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp100.000 per Kilogram
Satu Anggota YONIF 755 Tertembak dalam Kontak Senjata di Nduga
Kevin/Marcus Tantang Hendra/Ahsan di Final Indonesia Open 2019

Rupiah Melemah, Yusuf Mansyur Akui Bisnisnya Terpapar

Headline
Rupiah Melemah, Yusuf Mansyur Akui Bisnisnya Terpapar Ustadz Yusuf Mansur (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti)

Pantau.com - Memilih bisnis multi payment membuat ustadz Yusuf Mansur merasa keberatan dengan melemahnya nilai tukar rupiah atas dolar, sehingga dalam momen perayaan tahun baru Islam 1440 Hijriyah ia mengharapkan masalah itu dapat diatasi pemerintah.

"Harapan tahun ini insya allah ekonomi membaik banget hutang kita lunas, dolar turun, rupiah kuat dan insya Allah mudah-mudahan Indonesia damai selalu, sejahtera, bersyukur dan tambah kuat," ujar ustad Yusuf usai menghadiri Milad Ar-rahman Qur'anic Learning (AQL) di Balai Sarbini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (11/9/2018).

Baca juga: Ini Kuota CPNS di Beberapa Daerah, Baca Teliti! Jangan Kelewatan

Yusuf Mansyur saat ini memang serius menggeluti bisnis multi payment 'Paytren' andalannya, saat ini 'Paytren' juga di klaim telah memiliki lebih dari 2 juta nasabah.

Pattern yang telah memiliki cabang di berbagai negara seperti Singapura dan Hongkong, tentunya terpengaruh pelemahan nilai tukar rupiah. Sebabnya, pengguna merasakan deflasi atau penurunan harga rupiah, yang artinya harga kebutuhan di kedua negara tersebut semakin besar.

Terlebih kebanyakan pengguna Paytren di kedua negara tersebut adalah para pahlawan devisa atau bisa disebut WNI yang berkerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Dini Afrianti Efendi
Category
Ekonomi

Berita Terkait: