Forgot Password Register

Sandiaga Berharap Kasus Sembako Maut di Monas Diproses Secara Adil

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: Pantau.com/ Dini Afrianti Efendi)) Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: Pantau.com/ Dini Afrianti Efendi))

Pantau.com - Kasus antrian sembako maut di lapangan Monas yang menewaskan dua orang anak, kini statusnya sudah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno pun berharap proses hukum tersebut menghasilkan rasa keadilan di masyarakat.

"Saya enggak berkomentar kalau masalah hukum. Tapi kita akan kooperatif dengan pihak kepolisian dan aparat hukum. Tentunya kami ingin akan ada proses yang menghasilkan rasa keadilan pada masyarakat," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Namun untuk proses hukumnya, Sandiaga menyerahkan ke pihak kepolisian dan aparat hukum.

Baca juga: Detik-detik Kepergian Mahesa, Bocah Korban Tewas Sembako Maut di Monas

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Argo Yuwono mengatakan kasus sembako maut sudah naik ke proses penyidikan dan memeriksa beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terkait sudah dimintai keterangan dan sudah gelar perkara. "Sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli yaitu dokter," kata Argo.

Sebelumnya, Sandiaga mempersilahkan penyidik Polda Metro Jaya untuk memeriksa pegawai di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kasus sembako maut di Lapangan Monumen Nasional (Monas) pada hari Sabtu, 28 Maret 2018.

Kasus pembagian sembako oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI) itu menyebabkan yang tewasnya dua bocah.

Acara pembagian sembako tersebut mengakibatkan dua bocah di bawah umur bernama Rizki Syahputra (10) dan Mahesa Junaedi (12) tewas karena terinjak saat berdesakan dengan orang dewasa. Keduanya merupakan warga Pademangan Barat, Jakarta Utara.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More