Pantau Flash
FKUB Minta Pemprov Papua Gandeng Ulama saat Investigasi di Jawa Timur
Minta Penjelasan Soal Pajak IMEI, Sri Mulyani akan Datangi Menkominfo
Wali Kota Depok Pilih Gabung DKI Jakarta Ketimbang Provinsi Bogor Raya
Kondusif, Pertamina Kembali Salurkan BBM di Manokwari, Sorong, dan Jayapura
Wiranto Sebut Situasi Keamanan di Papua Sudah Kondusif

Sang Istri Doakan M. Fadli Tembus Paralimpiade 2020 Tokyo

Sang Istri Doakan M. Fadli Tembus Paralimpiade 2020 Tokyo Turnamen balap sepeda, Asian Track Championships 2019. (Foto: Pantau.com/ Reza Saputra)

Pantau.com - Istri Muhammad Fadli Imammudin Diah Asri Astyavi berharap suaminya tersebut tetap rendah hati dan bekerja keras untuk menggapai cita-citanya. Dia pun mendoakan suaminya tersebut dapat mewujudkan harapan untuk tampil pada gelaran Paralimpiade 2020 Tokyo.

"Dia harus tetap jadi Fadli yang saya kenal dulu, rendah hati, jangan lupa shalat, tetap sukses. Jadi harapan saya dengan segala apa yang dia lakukan dan kerjakan, dia bisa kerja keras mengejar impiannya di (Paralimpiade) 2020 Tokyo," kata Asty saat ditemui kemarin.

Fadli baru saja kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Pebalap 34 tahun tersebut sukses meraih medali emas pada kategori paracycling nomor individual persuit 4000 meter putra di ajang Asian Track Champions (ATC) 2019.

Baca Juga: Fadli Sumbang Emas Pertama bagi Indonesia di ATC 2019

Bertanding di Velodrome, Jakarta, Kamis 10 Januari 2019, mantan pebalap motor nasional ini sukses meraih medali emas dengan catatan waktu 4 menit 59,601 detik. Unggul 64,319 detik dari pebalap Iran Mahdi Mohammad.

"Senang, bersyukur, ternyata kerja keas dia menghasilkan sesuatu yang baik untuk dia, saya, dan keluarga. happy Banget, bersyukur," lanjut Asty.

Selain itu, Asty mengatakan, kemenangan tersebut juga menjadi bukti Fadli merupakan seorang petarung sejati. Mengingat, dia mampu bangkit dari kecelakaan motor pada 2015 silam yang merengut kaki kirinya.

"Ya, hidup terus berjalan. Dia punya anak, memang butuh contoh sosok ayah. mMngkin Ali, anak saya, melihat ayahnya dulu pebalap, dan hal-hal seeprti itu yang jangan sampai hilang,"

"Alhamdulillah, yang saya lihat dari Fadli itu orangnya fighting banget. Dia dari balap motor nggak pernah diam. Dia selalu suka banget dengan komeptisi seperti ini,"
 kata Asty.

Baca Juga: Tampil di Asian Track Championship 2019, Ini Target Muhammad Fadli


"Kebetulan setelah kcelakaan yang bisa dia lakukan di rumah cuma sepeda. Jadi dia coba sepeda, ternyata dia mampu, dia bisa dan yasudah dia lakukan," terangnya.

Raihan emas ini juga merupakan lanjutan dari prestasi Fadli pada gelaran Asian Para Games 2018 silam. Dimana saat itu dia mampu meraih medali emas di nomor yang sama dengan catatan waktu 5 menit 03,605 detik.

Fadli sendiri masih akan bertanding di ATC 2019. Pebalap asal Cibinong, Kabupaten Bogor ini akan turun di nomor tim sprint 750 meter, Sabtu 12 Januari 2019.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: