Pantau Flash
Menpora Malaysia Sanjung Gojek Bantu Ekosistem e-Commerce Negaranya
BNPB: Kualitas Udara di Sumsel, Jambi, dan Riau Sangat Tidak Sehat
F1 Bakal Digelar di Miami pada Musim 2021
OJK: Kehadiran Palapa Ring Bisa Percepat Industri Fintech di Indonesia
Kementan Dorong Kawasan Perbatasan Jadi Lumbung Beras dan Ekspor

Schweinsteiger Putuskan Gantung Sepatu Akhir Musim Ini

Schweinsteiger Putuskan Gantung Sepatu Akhir Musim Ini Bastian Schweinsteiger. (Foto: Chicago Fire)

Pantau.com - Mantan gelandang Timnas Jerman, Bastian Schweinsteiger, berencana akan gantung sepatu pada akhir musim 2019/2020. Ya, sejak tidak berkarir di Eropa, Schweinsteiger sangat jarang disorot.

Schweinsteiger saat ini menjadi gelandang tengah klub Chicago Fire di Liga Sepakbola Amerika Serikat (MLS). Ia sudah tiga musim mengenakan jersey Chicago Fire, total Basti -sapaan Schweinsteiger- telah bermain sebanyak 92 kali, dengan mencetak 8 gol dan 11 assists.

“Waktunya sudah tiba. Saya akan mengakhiri karir sebagai pemain aktif pada akhir musim nanti. Saya ingin berterima kasih kepada penggemar, klub-klub yang pernah dan sedang saya bela dan tim nasional Jerman karena sudah membuat karier saya fantastis,” kata Basti lewat Instagram.

Baca juga: Claudio Marchisio Resmi Gantung Sepatu

Schweinsteiger mulanya mengawali karir junior bersama FV Oberaudorf dan TSV 1860 Rosenheim, kemudian bergabung dengan tim muda FC Bayern Muenchen pada Juli 1998.

Empat tahun berselang, dirinya mampu menembus tim senior Muenchen. Di klub raksasa Jerman ini Schweinsteiger menancapkan reputasinya sebagai salah satu gelandang tengah top dunia.

Schweinsteiger membawa Bayern juara Liga Champions. (Foto: Dok. Bayern Munchen)

Schweinsteiger memperkuat Bayern pada musim 2002 sampai 2015, dan turun dalam 500 pertandingan dengan mencetak 68 gol di semua ajang. Tak kurang 18 trofi – di antaranya delapan Bundesliga dan satu Liga Champions. Bahkan ia menjadi salah satu pemain pilar saat Muenchen mencetak treble winners (juara Bundesliga, Piala Jerman, dan Liga Champions) pada 2012/13.

Usai 13 tahun berseragam Die Roten, Schweinsteiger memutuskan untuk merasakan pengalaman di Premier League. Ia pun pindah ke Manchester United pada Juli 2015. Di Old Trafford, karirnya tidak secemerlang saat di Muenchen.

Ia tidak cocok dengan gaya dan karakter pelatih Man United kala itu, Jose Mourinho. Hasilnya, Schweinsteiger hanya dua musim bersama Setan Merah dengan koleksi satu Piala FA (2015/16) setelah 35 kali bermain dengan mencetak dua gol.

Baca juga: De Gea: Ini Waktu Tersulit Sejak Gabung Man United

Tak hanya di level klub, kehebatan Schweinsteiger terlihat bersama tim nasional Jerman. Ia dipecaya turun di tiga Piala Dunia (2006, 2010, 2014) dan empat Piala Eropa (2004, 2008, 2012, 2016). Ia merupakan kapten timnas Jerman ketika merebut trofi Piala Dunia 2014 di Brasil. Usai 12 tahun berseragam Die Mannschaft, sejak Juni 2004 dengan caps 121 plus 24 gol, Schweinsteiger mundur dari timnas Jerman pada 31 Agustus 2016.    

Pemain berusia 35 tahun itu memperkuat Chicago Fire sejak Maret 2017. Musim ini, Basti sudah mencetak satu gol dan tiga assist dalam 31 kali dimankan. Tidak diketahui pasti apa yang menyebabkan Schweinsteiger terkesan tiba-tiba mengambil keputusan untuk gantung sepatu di usia 35 tahun.

“Saya juga ingin berterima kasih untuk istri, Ana Ivanovic, dan keluarga atas dukungan selama ini. Tapi, saya siap menunggu tantangan baru karena gairah saya di sepakbola akan terus ada,” tegas Schweinsteiger yang sudah 17 tahun berkarir sebagai pesepakbola profesional.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: