Forgot Password Register

Headlines

Sebut Ekonomi Global bak Avenger Infinity War, Siapa Thanos yang Dimaksud Jokowi?

Sebut Ekonomi Global bak Avenger Infinity War, Siapa Thanos yang Dimaksud Jokowi? Presiden Joko Widodo (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Vietnam, Rabu, menganalogikan kondisi perekonomian global saat ini menuju perang tak terbatas seperti dalam film 'Avenger: Infinity War'.

Dalam film tersebut ada sosok bernama Thanos yang mengancam akan memusnahkan setengah populasi bumi.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo menyatakan bersama rekan "Avengers" lainnya siap untuk mencegah hal tersebut terjadi.

"Thanos ingin memusnahkan setengah populasi karena ia percaya sumber daya planet bumi terbatas," ujar Presiden saat menyampaikan pidatonya pada World Economic Forum on ASEAN di National Convention Center, Hanoi.

Baca juga: Dekat dengan Kehidupan Kita, Apakah Produk Amerika Ini akan Naik Harga?

Menurut Presiden, pada kenyataannya sumber daya untuk umat manusia tidak terbatas. Perkembangan teknologi, misalnya, telah menghasilkan peningkatan efisiensi, memberi manusia kemampuan untuk memperbanyak sumber daya lebih banyak dari sebelumnya.

"Penelitian ilmiah membuktikan, ekonomi kita sekarang lebih 'ringan' dalam hal berat fisik dan volume fisik. Dalam 12 tahun terakhir, total berat dan volume televisi, kamera, pemutar musik, buku, surat kabar, dan majalah telah tergantikan oleh ringannya ponsel pintar dan tablet," tambah Jokowi.

Presiden juga memberikan contoh bagaimana pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang besar dan berat, sudah mulai diganti oleh panel surya yang tipis dan ringan.

Namun, Jokowi menegaskan, untuk menuju ke arah sana, harus dicegah terlebih dahulu perang dagang, "perang yang tak terbatas".

Baca juga: Tak Hanya Soeharto, Presiden RI Ini Juga Lengser Tersandung Masalah Krisis

Sosok Thanos, menurut Presiden, bukanlah seorang individu, namun sebuah kepercayaan yang salah bahwa untuk mencapai keberhasilan bagi kita, yang lain harus mengalah.

"'Perang yang tak terbatas bukan hanya tentang perang dagang, namun tentang kita semua agar kembali belajar pada sejarah, bahwa dengan kreativitas, energi, kolaborasi dan kemitraan, kita sebagai manusia dapat menikmati 'kelimpahan', dan kita bisa menghasilkan bukan 'perang yang tak terbatas' melainkan 'sumber yang tak terbatas'," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More