Pantau Flash
Demi Layani Masyarakat Lebih Maksimal, Jasa Raharja Perkuat Aplikasi JRku
KPK Panggil Sekjen DPR RI Jadi Saksi Kasus Impor Bawang Putih
LAPAN Bangun Bandar Antariksa di Biak Tahun 2020 Mendatang
25 Kelurahan di DKI Jakarta Masuk Kategori Rawan Banjir
Aceh Juga Diguncang Gempa Magnitudo 5,1

Selama Kualifikasi Piala Asia U-16, Ini Pesan Bima Sakti ke Anak Asuhnya

Selama Kualifikasi Piala Asia U-16, Ini Pesan Bima Sakti ke Anak Asuhnya Timnas U-16. (Foto: Antara)

Pantau.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-16 Bima Sakti meminta para pemainnya untuk tidak meremehkan lawan dalam babak kualifikasi Grup G Piala Asia U-16 AFC 2020 dan tetap menunjukkan rasa hormat.

"Nggak boleh ada sedikit pun kita ada meremehkan lawan. Kita harus respect apalagi besok melawan Brunei juga kita tetap respect," ujar Bima Sakti seusai sesi latihan di Lapang A Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Dalam dua laga yang telah dijalani timnas, mereka berhasil melumat lawan-lawannya. Pada pertandingan pertama melawan Filipina berhasil menang 4-0, lalu berpesta gol ke gawang Kepulauan Marina Utara 15-1.

Baca juga: Jelang Lawan Brunei Darussalam, Bima Sakti Isyaratkan Rotasi Pemain

Indonesia kini menempati posisi pertama Grup G diikuti Cina yang juga meraih poin sempurna, namun Indonesia unggul selisih gol. Pada pertandingan ketiga, Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam di Stadion Madya pada Jumat 20 September 2019.

Menurut Bima, meski Brunei kalah 0-7 dari Cina pada pertandingan pertama grup dan menang 5-1 atas Kepulauan Marina Utara, ia meminta anak-anak asuhnya tetap waspada. "Saya pikir semua pemain berbahaya. Di kualifikasi kita harus waspada terhadap siapa saja," kata dia.

Dalam sesi latihan pada Kamis, Bima juga mengevaluasi permainan terutama saat melakukan transisi menyerang ke bertahan. Hal itu ditujukan agar mereka tidak kecolongan seperti ketika melawan Kepulauan Marina Utara meski Indonesia pesta gol 15-1.

Baca juga: Indonesia Hancurkan Kepulauan Mariana Utara 15-1

Selain itu, penguatan mental serta stamina bertanding selama 90 menit harus tetap ditingkatkan agar konsentrasi para pemain terus terjaga.

"Kita akan adakan sesi video bagaimana kronologis terjadinya gol biar mereka bisa selalu ingat dan tidak mengulanginya saat pertandingan berikutnya," tukasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: