Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Semarak Kebhinekaan dan Apresiasi Pemerintah Tanzania untuk Indonesia

Semarak Kebhinekaan dan Apresiasi Pemerintah Tanzania untuk Indonesia Semarak Kebhinekaan di Tanzania. (Foto: Dok KBRI Dar es Salaam)

Pantau.com - Apresiasi Pemerintah Tanzania untuk Indonesia mewarnai resepsi diplomatik HUT ke-74 Republik Indonesia KBRI Dar es Salaam pada Jumat 20 September 2019 dalam rangka semarak kebinekaan.

“Kemerdekaan Indonesia, dalam jangka waktu yang singkat, telah menginspirasi banyak negara-negara lain untuk mendapatkan kemerdekaannya sendiri, melalui Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok,”ujar Duta Besar Republik Indonesia, Ratlan Pardede untuk Tanzania, Burundi, Rwanda, dan Uni Comoros, dalam sambutan untuk HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Wisma RI, Dar es Salaam, Tanzania 20 September 2019.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 200 orang dari komunitas diplomatik di Dar es Salaam, pejabat Pemerintah, pengusaha, dan komunitas Indonesia di Tanzania. Menteri Industri dan Perdagangan Zanzibar, Hon. Innocent Bashungwa, menghadiri acara sebagai Tamu Kehormatan mewakili Pemerintah Tanzania.

Selain itu, turut hadir sebagai tamu khusus dalam Resepsi Diplomatik tersebut Hon. Phillip Mangula, Wakil Ketua Chama Cha Mapinduzi/CCM (Partai Politik utama di Tanzania), serta Hon. Ramadhani Kitwana Dau, Duta Besar Tanzania untuk Indonesia.

Baca juga: Gema Pesta Demokrasi Indonesia di Pesisir Afrika Timur

”Setelah 74 tahun kemerdekaannya, Indonesia dengan pembangunan ekonomi dan sosial yang positif, tetap dapat bersatu sebagai bangsa yang utuh dengan lebih dari 17.000 pulau dan 1200 suku bangsa” tambah Duta Besar RI.

Duta Besar RI juga memaparkan capaian-capaian signifikan dalam kerja sama bilateral Indonesia dan Tanzania, termasuk sejumlah kesepakatan bisnis yang dicapai dalam Indonesia Africa Infrastructure Dialogue. Dalam IAID, Indonesia dan Afrika telah mencapai kesepakatan Business Deals dengan negara-negara Afrika senilai USD$ 822 juta.

Di mana empat di antaranya berasal dari Tanzania, yaitu pembangunan Port Liquid Terminaldi Zanzibar, pabrik distilasi minyak daun cengkeh, dan  kerjasama perdagangan produk farmasi serta investasi pembangunan pabrik sabun dan body lotion di Dar es Salaam.

Dalam sambutannya, Menteri Industri dan Perdagangan Tanzania menyampaikan pengakuannya terhadap keberhasilan pembangunan Indonesia dan posisi pentingnya dalam kancah dunia internasional.

“Sejak Reformasi, Indonesia telah menjadi negara demokrasi tersebar ketiga di Indonesia dengan proses demokrasi yang telah mendewasa. Lebih jauh, Indonesia telah menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia serta menjadi anggota G-20, dan oleh karenanya telah menjadi setara dengan negara-negara maju lainnya.” demikian disampaikan oleh Menteri Industri dan Perdagangan.

Baca juga: Dubes RI untuk Tanzania Jalin Mitra dengan Zanzibar


Selain itu, Menteri Perdagangan juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan Pemerintah Tanzania atas berbagai kerja sama teknis yang telah diberikan oleh Pemerintah Indonesia untuk Tanzania, khususnya di bidang pertanian yang telah memungkinkan Pemerintah Tanzania untuk melaksanakan proyek-proyek Agrikultur untuk Masyarakat Tanzania, serta beasiswa pendidikan tinggi yang telah diberikan untuk para pelajar Tanzania.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan juga telah memberikan pengakuan bahwa sudah banyaknya perusahaan Indonesia yang beroperasi dan menjalin kerja sama dengan Tanzania, dan memperlihatkan bahwa kerja sama kedua negara telah berkembang lebih jauh dari batas hubungan politik tradisional yang telah terjalin sebelumnya.

Secara khusus, Menteri Industri dan Perdagangan juga memberikan apresiasi secara khusus kepada KBRI Dar es Salaam atas upayanya untuk terus meningkatkan kerja sama ekonomi Indonesia dan Tanzania selama beberapa tahun terakhir, termasuk melalui penyelenggaraan ”Appreciation Night for Indonesia’s Business Partners in Tanzania”.

”Saya harus memuji upaya KBRI Dar es Salaam untuk memberikan perhatian khusus terhadap para pebisnis Tanzania yang telah menjalin kerja sama dengan Indonesia melalui Appreciation Night. Saya sangat berterima kasih terhadap gestur positif tersebut,” papar Menteri Perindustrian dan Perdagangan Tanzania.

Resepsi Diplomatik tersebut juga dimeriahkan dengan serangkaian pertunjukan budaya Indonesia oleh komunitas WNI dan Friend of Indonesia yang memperlihatkan kebhinekaan Indonesia dan juga turut memasukkan unsur kebudayaan lokal, yaitu memainkan lagu ”Can’t Help Falling In Love” dalam bahasa Swahili yang diiringi dengan instrumen angklung, tari Tortor Sopisik dari Sumatera Utara, Tari Enggang dari Kalimantan.

Terlihat juga kemeriahan parade baju berbagai daerah Indonesia yang diiringi dengan lagu-lagu daerah dan video pariwisata sebagai acara penutup. Para tamu yang hadir termasuk tamu kehormatan terpukau dengan pertunjukan dan kebhinnekaan Indonesia yang ditampilkan, bahkan meminta berfoto bersama dengan seluruh performers.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dar es Salaam berkomitmen untuk terus berinovasi guna meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai sektor antara Indonesia dan negara-negara terakreditasi.

Tim Pantau
Editor
Kontributor - TAG
Penulis
Kontributor - RZS
Category
Internasional

Berita Terkait: