Forgot Password Register

Sembunyikan Kasus Kekerasan Seksual, Mantan Uskup Adelaide Bebas dari Dakwaan

Sembunyikan Kasus Kekerasan Seksual, Mantan Uskup Adelaide Bebas dari Dakwaan Peter Creigh memberi bukti bahwa ia memberi tahu Phillip Wilson tentang pelecehan yang ia alami dari Jim Fletcher. (Foto: ABC News/Nancy Notzon)

Pantau.com - Mantan uskup Adelaide Philip Wilson akan melenggang bebas setelah dakwaan atas menyembunyikan pelecehan seksual anak yang dituduhkan terhadapnya dibatalkan oleh hakim. Hakim mengatakan pastor Wilson merupakan seorang saksi yang jujur dan konsisten dan ia memiliki keraguan yang wajar bahwa sang pastor telah diberitahu tentang pelecehan itu.

Pastor Wilson dibebaskan untuk datang ke pengadilan hari Kamis (6/12/2018) demi menghindari kejaran media tetapi muncul melalui tautan video. Pria berusia 68 tahun itu merupakan pemuka agama Katolik berpangkat paling tinggi di dunia yang dihukum karena menyembunyikan pelecehan seksual terhadap anak-anak dan telah menjalani hukuman minimal enam bulan tahanan rumah.

Pengadilan Lokal Newcastle mendakwa pastor Wilson pada bulan Mei dengan tuduhan menyembunyikan pelecehan yang dilakukan oleh pastor pedofil Jim Fletcher di wilayah Hunter Valley sejak tahun 1970an. Pada tahun 1976 seorang korban yang bernama Peter Creigh, mengaku kepada pastor Wilson bahwa ia telah dilecehkan secara seksual, namun pastor Wilson gagal melaporkannya kepada polisi ketika Fletcher dituduh melakukan kejahatan seks anak lainnya pada tahun 2004.

Baca juga: Pengacara Uskup Adelaide Sebut yang Terjadi Tahun 70-an Bukan Pemerkosaan, tapi...

Sebelum membebaskan dakwaan terhadap pastor Wilson, Hakim Roy Ellis mengatakan mantan uskup agung itu jujur dan konsisten.

"Ada karakter yang sangat jujur dari buktinya yang memberikan platform kuat bagi pastor Wilson untuk menjadi saksi yang jujur. Ia tidak berusaha untuk menghitamkan nama Peter Creigh dan menduganya pembohong," ucapnya.

"Ia jelas seorang saksi yang cerdas dan pandai berbicara. Tidak ada dasar yang tepat yang bisa saya andalkan untuk menolak bukti pastor Wilson," tambahnya, seperti dikutip ABC News, Kamis (6/12/2018).

Hakim Ellis mengatakan jaksa penuntut gagal membuktikan kasusnya tanpa keraguan, menjunjung tinggi upaya banding dan kemudian memerintahkan agar pastor itu dilepaskan. Pada saat itu, seorang korban penyiksaan pastor Katolik berdiri di galeri ruang sidang dan berteriak, "Omong kosong, itu memalukan". Jaksa telah mengindikasikan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Baca juga: Gereja Katolik Tolak Ungkap Isi Pengakuan Dosa Pelecehan Seksual yang Dilakukan Pastor

Dalam putusannya, Hakim Ellis menyoroti apa yang ia sebut inkonsistensi dalam bukti Creigh. Ia juga mempertanyakan memori Creigh dalam kaitannya dengan waktu percakapan yang dituduhkannya terhadap pastor Wilson, ketika ia mengklaim dirinya memberi peringatan tentang penyelewengan Fletcher. Ia juga mengatakan ada ketidakkonsistenan terkait dengan panjangnya percakapan dan frekuensi pelecehan.

Hakim Ellis mengatakan minat media terhadap kasus itu sangat kuat. Hakim juga telah menyoroti bahwa ia harus memberi arahan atau peringatan kepada dirinya sendiri sementara ia menilai bukti di sidang banding secara adil.

"Sebagai sebuah pengadilan fakta, saya diharapkan untuk menggunakan indikator dan kualitas penalaran dan akal sehat saya. Saya harus bertindak tidak memihak dan tanpa rasa takut dan tidak boleh membiarkan simpati memengaruhi penilaian saya,"

Dalam sebuah pernyataan, Catholic Archdiocese of Adelaide mengatakan, pihaknya menyambut baik kesimpulan dari sebuah proses yang telah lama dan menyakitkan bagi semua pihak.

"Kami sekarang perlu mempertimbangkan konsekuensi dari hasil ini," ucapnya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More