Forgot Password Register

Headlines

Setya Novanto Beberkan Pertemuan Pertamanya dengan Fredrich Yunadi di Bioskop

Setya Novanto. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan) Setya Novanto. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Pantau.com - Mantan Ketua DPR Setya Novanto membeberkan pertemuan pertamanya dengan Fredrich Yunadi. Menurut Novanto, ia bertemu Fredrich pertama kali di bioskop sekitar tahun 2017 lalu. 

"Saya kenal dengan terdakwa sejak April 2017, waktu nonton bioskop sama istri anak buah saya namanya Caren yang kenal baik dengan Pak Fredrich," kata Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) saat menjadi saksi kasus perintangan penyidikan yang menjerat Fredrich, di Jakarta, Kamis (3/5/2018).

"Saya dikenalkan sama Fredrich dan disampaikan ini pengacara yang telah menangani perkara yang juga berkaitan dengan Budi Gunawan. Saya katakan 'Oh ya?' Kita lalu mengobrol sebentar lalu tidak ketemu lagi," kata Novanto.

Baca juga: KPK Pindahkan Fredrich Yunadi ke Rutan Cipinang

Budi Gunawan yang dimaksud adalah Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) yang sebelumnya pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 2015 tapi dibatalkan dalam praperadilan. Fredrich menjadi salah satu pengacaranya.

"Saya tahu Pak Fredrich advokat dijelaskan Caren, dia anak buah saya di Partai Golkar, kami ngobrol-ngobrol masalah yang ringan, tapi belum cerita masalah kasus hanya Pak Fredrich sudah pengalaman dalam dunia pengacara dan cerita tentang kasus-kasus yang ditangani," kata Novanto.

Selang beberapa bulan kemudian saat Novanto sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP, Novanto pun membuat 10 surat kuasa untuk Fredrich.

"Total ada 10 surat kuasa untuk pencekalan, 'judicial review' ke Mahkamah Konstitusi dan terkait kasus e-KTP itu sendiri," katanya.

Novanto menambahkan, saat proses penyidikan e-KTP berlangsung, ia dan Fredrich sempat melakukan diskusi di gedung DPR soal kesehatan Novanto, khususnya terkait dengan kondisinya yang kerap mengantuk.

"Saya katakan kalau saya sudah operasi jantung, tapi kok hipertensi saya tetap tinggi, lalu Pak Fredrich mengatakan 'Saya sudah pasang 12 ring', waktu itu saya kira 10 ring saja sudah sulit, ternyata ini (jumlah ringnya) sudah lebih, kok masih sehat?," katanya.

Baca juga: Fredrich Yunadi Minta Pindah Rutan Gara-gara Setya Novanto

"Dia katakan 'Saya punya dokter di Indonesia, ada dua, yaitu dokter Santoso sebagai dokter jantung dan satu orang dokter Polri, tapi yang Polri dia belum sebut namanya itu, hanya dikatakan ahli hipertensi," ujarnya. 

Lalu Fredrich pun menyarankan agar Novanto melakukan pengecekan kesehatan menyeluruh dan meminta agar ia memperlihatkan rekam medis miliknya. "Saya katakan 'Ya sudah kalau ada waktu saya sampaikan ke istri, tapi setelah itu kita ngobrol-ngobrol yang lain," ucapnya. 

Novanto pun mengaku tidak tahu bahwa Fredrich pada November 2017 meminta rekam medis miliknya dari RS Premier Jatinegara kepada istri Novanto, Deisti Astriani Tagor.

"Saya diberitahu itu kalau enggak salah justru setelah pas saya sudah di rutan. Istri saya mengatakan kalau tidak salah waktu saya diperiksa ditanya soal 'medical record'. Saat kunjungan, saya tanya ke istri 'Yang, itu 'medical record' benar dikasih'? Dia jawab 'Ooh iya saya lupa waktu itu pernah Pak Fredrich sudah bicara sama kamu, jadi saya kasih 'medical record' melalui ajudan perempuan terus difoto'. Habis foto lalu dikasih ke istri saya," kata Novanto. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More