Forgot Password Register

Siapa Mother of Dragon dalam Siklus Perekomonian yang Disebut Jokowi?

Daenerys Targaryen yang dijuluki Mother of Dragons (Foto: Instagram/Game of Thrones) Daenerys Targaryen yang dijuluki Mother of Dragons (Foto: Instagram/Game of Thrones)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo lagi-lagi membawa tokoh hollywood dalam pidatonya. Setelah beberapa waktu lalu Jokowi menyebutkan Thanos, salah satu tokoh dalam rangkaian Avenger. Kali ini Jokowi membawa nama Mother of Dragon dalam tokoh series di Game of Thrones. Jokowi mengibaratkan Mother of Dragon adalah sebuah penggambaran siklus kehidupan. 

"Mother of dragon, siklus kehidupan perebutan kekuasaan - great houses, roda besar berputar, satu great house. berjaya, sementara house lain alami kesulitan. Berjaya, dengan jatuhkan house lainnya," ungkap Jokowi dihadapan para peserta pembukaan IMF-WB 2018, di Bali, Jumat (12/10/2018).

Baca juga: Muncul Games Of Thrones di Pidato Jokowi yang Kejutkan Peserta IMF-WB

Namun, Jokowi menilai, perebutan kekuasaan dari dua kudu melupakan faktor X dimana maalah timbul dari luar kekuasaan mereka yakni ancaman dari evil winter. Sama halnya dengan siklus perekonomian saat ini, Jokowi menyakini series terakhir Game of Thrones akan membawa pesan moral bagi semua pihak.

"Tatkala great houses sibuk bertarung, tidqk sadar adanya ancaman dari utara, evil winter — dengan es dan kehancuran, adanya kekhawatiran, akhirnya mereka sadar, tidak penting siapa yang duduki iron thrones, tapi kekuatan bersama kalahkan evil winter," ceritanya.

Jika melihat sosok siapa Mother of Dragon, rupanya ia adalah Daenerys adalah anak bungsu dari pasangan King Aerys II Targaryen “the mad king” dan Rhaella Targaryen. Sang suami Khal Drogo tewas karena infeksi luka yang dideritanya akibat perkelahian dengan salah satu pengawalnya. 

Baca juga: Di Kawasan IMF-WB 2018, Dolar Dijual Rp15.000

Dalam upacara kematian suaminya, terjadilah momen yang memutar balik segala sesuatunya dimana tiga telur naga yang dimilikinya menetas dan akhirnya memperkuat posisinya sebagai pemimpin Khalasar (pasukan dothraki yang ditinggal mati Khal Drogo) serta menjadikannya “mother of dragons” yang mampu menjadikannya sebagai pemimpin wanita yang disegani seantero negeri Westeros dan Essos.

Momen itupun menjadi sebuah simbol transformasi dirinya menjadi seorang wanita yang pemberani, tegas dan tangguh,  namun masih memiliki sifat kasih sayang dan keibuan yang ditunjukkannya dalam merawat ketiga naga yang mampu  dikuasainya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More