Forgot Password Register

Siapkan Relokasi Korban Gempa, Kementerian ESDM Kirim Tim Penyelidikan Geologi ke Sulteng

Siapkan Relokasi Korban Gempa, Kementerian ESDM Kirim Tim Penyelidikan Geologi ke Sulteng Konpers kementerian ESDM (Foto: Pantau.com/Rizky Adityia)

Pantau.com - Tim Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diberangkatkan untuk melakukan penyelidikan geologi dan memetakan kembali daerah yang aman untuk ditinggali. Dalam rangka menyiapkan rekomendasi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca terjadinya gempa bumi Palu dan sekitarnya.

Pasalnya, selain menyebabkan korban jiwa serta merusak bangunan vital, gempa juga diikuti oleh tsunami dengan ketinggian gelombang 0,5 hingga 3 meter yang melanda pantai Talise di Kota Palu dan pantai di Kabupaten Donggala, serta diikuti fenomena likuifaksi yang telah merusak perumnas Balaroa, Petobo, Jono Oge, dan Sidera.

Baca juga: Gempa dan Tsunami Sulit Diprediksi, Menteri ESDM Minta Pemetaan Kawasan Aman Bencana

"Nah ini tadi secara umum jangka pendek untuk Palu ini pertama kita harus menyelematkan korban yang masih hidup, keluarganya tentu kita sedang dalam proses berjalan mencari hunian yang tetap," ujar Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rudy Suhendar saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018).

Pihaknya mengaku telah melakukan rapat koordinasi dengan Gubernur. Mencari alternatif lokasi secara bersama-sama tim PU (Kementerian PUPR), tim ATR BPN juga Pemerintah Daerah.

"Tugas Badan Geologi adalah ada lahan yang relatif aman itu dalah tugas saya kemudian nanti tim infrasturktur sipil enganering arsistektur di situ akan mendesign struktur apa yang cocok," ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, saat ini ada 4 lokasi tapi masih dalam bentuk kajian. Tim Badan Geologi terus masih mencari lagi supaya nanti alternatifnya banyak. Mencari alternatif yang ideal untuk meminimalisir adanya korban.

Baca juga: Rekonstruksi Pasca Gempa-Tsunami di Palu, Badan Geologi ESDM Kantongi Rekomendasi

"4 lokasi itu ada di Duyu, Talise, Sidera, dan Balaroa itu masih alternatif belum ditetapkan. baru ditunjukin, nanti kita baru start hari ini tim geologi mengidentifikasi dari keamanannya. jadi belum ditetapkan," ungkapnya.

"Karena kita harus tau dulu lahannya punya siapa, kan dikita agak sulit juga nanti kita tentukan aman tapi yang punya lahan tidak memberikan kan masalah," imbuhnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More