Forgot Password Register

Soal Bebas Bersyarat Ahok, Begini Mekanismenya...

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Foto: Instagram/basukibtp) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Foto: Instagram/basukibtp)

Pantau.com - Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Ade Kusmanto menegaskan tawaran bebas bersyarat kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah hak semua narapidana.

"Pembebasan bersyarat adalah hak, hak warga binaan, tapi haknya bersyarat harus memenuhi persyaratan, apabila syarat terpenuhi, maka warga binaan tersebut dapat menggunakan haknya untuk mengikuti program pembebasan bersyarat," ujar Ade Kusmanto saat dihubungi Pantau.com, Jumat (13/7/2018).

Ade menjelaskan setidaknya ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi warga binaan lembaga pemasyarakatan seperti Ahok untuk mendapatkan hak bebas bersyarat. Diantaranya adalah berkelakuan baik minimal 9 bulan terakhir masa tahanan, telah menjalani 2/3 masa pidana, dan terakhir yakni persyaratan administrasi.

"Syarat yang harus dipenuhi warga binaan secara administrasi, yang paling utama adalah adanya jaminan dan pernyataan dari yang bersangkutan dan dari keluarganya," imbuh Ade.

Baca juga: Terkuak, Ini Alasan Ahok Tolak Bebas Bersyarat

Jaminan itu yakni, keluarga dapat menjamin si terpidana tidak melarikan diri apabila program bebas bersyarat dikabulkan, bersedia mematuhi peraturan jam keluar tahanan setiap harinya.

"Terus keluarganya juga menyatakan pernyataan menjamin bahwa warga binaan yang akan dibebaskan bersyarat, itu dijamin tidak akan mengulangi kembali pidana, kemudian dijamin akan kehidupannya, bersedia membimbing, menampung," terang Ade.

Baca juga: Sang Anak Dikabarkan Kecewa Terhadap Ahok, Kenapa?

Jika Ahok menerima pembebasan bersyarat, maka diwajibkan melaporkan kegiatan sehari-hari, kepada Ditjen PAS, dalam kurun waktu beberapa jam saat sedang keluar dari tahanan.

Ia kemudian menegaskan hak bebas bersyarat merupakan hak seluruh narapidana, dalam kasus apapun, akan tetapi banyak pertimbangan-pertimbangan yang nantinya akan terpenuhi, dan kata Ade, tidak lantas semua pengajuan bebas bersyarat akan dikabulkan.

"Kalau pembebasan bersyarat itu dilaksanakan, harus penuhi syaratnya, bisa juga tidak disetujui kan dengan pertimbangan-pertimbangan keamanan keadilan sosial, pertimbangan keamanan dan ketertiban umum, itu ada pertimbangan lain, itu akan dikaji diverifikasi berkas di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan," paparnya. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More