Pantau Flash
Jubir KPK: Tak Ada Ketentuan Pimpinan Harus Perwakilan Institusi Tertentu
JK Isyaratkan Gerindra Lebih Baik Jadi Oposisi Demi Keseimbangan
Unggul Head to Head dengan Li/Liu, Minions Ogah Pandang Remeh
Tolak Pinangan Barca dan PSG, De Ligt: Saya Mengagumi Juventus
Hingga Akhir 2019, Blok Masela Bisa Dongkrak Cadangan Migas 300 Persen

Soal Ucapan Larangan Gunakan Tol, Mendagri: Wali Kota Semarang Kantongi Izin Kampanye

Soal Ucapan Larangan Gunakan Tol, Mendagri: Wali Kota Semarang Kantongi Izin Kampanye Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) telah mengantongi izin kampanye ketika menyampaikan larangan bagi masyarakat non-pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf untuk menggunakan Jalan Tol Trans-Jawa di Jawa Tengah.

"Dia sudah menjelaskan detail, sudah saya tanya (ternyata) ada izinnya. Dia sudah cuti dalam kapasitas sebagai ketua umum partai, ada izin untuk kampanye; bukan sebagai wali kota," kata Tjahjo Kumolo usai menghadiri rapat tentang pengembangan pariwisata di Kantor Wapres Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Hendi juga mengaku kepada Tjahjo, dirinya telah mengantongi izin dari Panwaslu Kota Semarang pada Sabtu (2 februari 2019) untuk mengkampanyekan capres petahana Joko Widodo.

Baca juga: Kritik Wali Kota Semarang, BPN Prabowo-Sandi: Presiden Tak Miliki Jalan Tol

"Dia mengatakan sudah ada izin dari Bawaslu. Prinsipnya nanti kalau memang itu dianggap sah atau tidak, ya menunggu undangan dari Panwaslu Semarang," tambahnya.

Tjhajo mengatakan dilema kepala daerah terjadi ketika dihadapkan pada kampanye politik. Di satu sisi, kepala daerah harus bersikap netral ketika bertugas sebagai pelayan masyarakat. Namun di sisi lain, lanjut politisi PDIP ini, harus mengkampanyekan pasangan calon yang diusung oleh partai politik yang mendukungnya maju dalam pemilihan kepala daerah.

"Jadi di satu sisi dia sebagai pejabat publik yang harus netral, di sisi lain dia sebagai orang partai. Karena apa pun, kepala daerah itu kan kader partai politik atau didukung oleh gabungan partai politik," jelasnya.

Baca juga: JK: Kalau Tarif Tol Dirasa Mahal, Lewat Jalan Biasa Saja

Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo telah memanggil Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk dimintai klarifikasi terkait ucapan Hendi yang mengatakan, masyarakat yang tidak memilih Jokowi di Pilpres 2019 dilarang menggunakan jalan tol.

"Disampaikan ke saudaranya di luar sana, kalau tidak mau dukung Jokowi, (maka) jangan pakai jalan tol," kata Hendi dalam acara Silaturahim Jokowi dengan Paguyuban Pengusaha Jawa Tengah di Semarang Town Square, Jumat (1 Februari 2019).

Hendi sendiri merupakan politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, dengan menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Semarang.

Dia juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan menjadi Wakil Wali Kota Semarang periode 2010-2013, Wali Kota Semarang periode 2013-2015 dan periode 2015-2020.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Nasional

Berita Terkait: