Forgot Password Register

Soal Polemik Perpres Tenaga Kerja Asing, Ini Permintaan Menperin

Pekerja asing. (Foto: Pixabay) Pekerja asing. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meminta agar Perpres 20/2018 tentang Kepastian Izin TKA dan Perbaikan Iklim Investasi jangan sampai salah penafsiran.

"TKA itu sangat berkaitan dengan modal yang masuk. Modal masuk pasti bawa tenaga. Tidak datang sendiri. Jadi jangan misintepretasi (dianggap) kurangi lapangan kerja," ujarnya saat ditemui di Hotel Grand Syahid, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Baca juga: Jusuf Kalla Sebut Izin TKA Celah untuk Memperkuat Ekspor Indonesia

Airlangga mengatakan Perpres tersebut mengatur kemudahan bekerja bagi Tenaga Kerja Asing terutama terkait perizinan. 

"TKA itu kan regulasi untuk permudah. Dulu itu kontrak TKA kerja di pabrik dua tahun. Dia tetep enam bulan ajukan izin. Dengan Perpres itu dipermudah, kalau suduh dua tahun ya, izinnya dua tahun," kata pria yang juga menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar itu,

Karena selama ini perizinan yang sulit dianggap berpengaruh pada investasi yang tersendat, kurangnya daya saing dan peningkatan kualitas pekerja.

"(Misalnya) kita bicara startup, banyak ahli (startup) itu adanya di luar. Kalau mereka tidak masuk, pengembangan itu akan outsource ke negara lain. Kita tidak mau. Kita bawa ahlinya ke sini supaya tenaga yang dipakai tenaga nasional," paparnya.

Baca juga: Ini Kata Kepala BKPM Soal Polemik Tenaga Kerja Asing di Indonesia

Menurutnya, aturan tersebut permintaan para tega kerja ahli yang ingin bekerja di Indonesia. 

"Itu positif, karena itu permintaan para tenaga ahli. Sebagai contoh perusahaan maintanence khusus, itu maintanence kurang dari enam bulan, kalau ngurusin iziinnya tiga bulan bagimana pabrik bisa operasi," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More