Pantau Flash
ASEAN School Games 2919 Resmi Dibuka, Menpora: Selamat Bertanding
Axl Roses Ditangkap karena Edarkan Ganja
Tak Puas dengan Sebelumnya, KPK Minta Presiden Bentuk TGPF Baru Kasus Novel
Pengacara Tomy Winata Serang Hakim di PN Jakpus, Jidat Dihantam Gesper
Rian Ernest Dipolisikan karena Sebut Politik Uang di Pemilihan Wagub DKI

Soal Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo, FH: Harus Dilakukan Secara Total

Soal Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo, FH: Harus Dilakukan Secara Total Fahri Hamzah (Foto: Pantau.com/ Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, mengaku turut mendukung dilakukannya pertemuan antara dua capres yakni Joko Widodo dengan Prabowo Subianto. Hanya saja, Fahri ingin pertemuan tersebut nantinya benar-benar dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah.

Fahri menyebut bahwa saat ini terkesan oleh rencana pertemuan antara capres nomor urut 01 dengan capres nomor urut 02 hanya untuk menenangkan tensi rakyat yang sedang naik.

"Jadi tidak ada masalah ketemu, cuman ini kan perasaan saya ya mereka itu apa bertemu itu bukan untuk menyelesaikan masalah tp untuk menenangkan rakyat. Padahal itu dua hal yang berbeda," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 31 Mei 2019.

Baca Juga: Jokowi-Prabowo Diprediksi Bakal Segera Bertemu, Kapan?

FH menilai jika tujuan pertemuan tersebut hanya untuk menenangkan rakyat, maka sifatnya hanya sementara dan tak dapat menyelesaikan masalah. Dugaan Fahri pertemuan antara Prabowo dan Jokowi hanya untuk hiburan semata.

"Ini dugaannya nanti menghibur terus pidato 'kami sebenarnya gak ada apa-apa ya kan  rantai sepeda saya putus, tapi rantai hati saya gak putus' ini apa begitu-begitu. Nyelesain masalah dong. Apa masalahnya. Jawab semua persoalan yang membuat kita sampai pada satu titik persoalan emang semuanya harus kompromi kok.  Tapi masalahnya mau gak nyelesain masalah, itu. Kalau gak negarawan sih susah ketemu," ungkapnya.

Untuk itu, Politisi asal Sumbawa ini menyarankan agar pertemuan nanti benar-benar dilakukan maka hal tersebut harus dimanfaatkan secara total. Jika tidak, menurutnya, akan terus ada perselisihan di akar rumput.

"Nggak boleh ada beban mangkanya saya bilang ini, pilihan buat pak Jokowi ini apa atau dengan prak Prabowo sekaligus ya rekonsiliasi total atau benturan terus menerus. Itu analisis saya. rekonsiliasi total atau benturan terus menerus tidak ada henti. Terserah kalau kita mau ngomong soal rekonsiliasi total semua unek-unek semua problemnya itu harus diserap  oleh pemimpin diletakan diatas meja dan diselesaikan," tandasnya.


Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: