Pantau Flash
Jubir KPK: Tak Ada Ketentuan Pimpinan Harus Perwakilan Institusi Tertentu
JK Isyaratkan Gerindra Lebih Baik Jadi Oposisi Demi Keseimbangan
Unggul Head to Head dengan Li/Liu, Minions Ogah Pandang Remeh
Tolak Pinangan Barca dan PSG, De Ligt: Saya Mengagumi Juventus
Hingga Akhir 2019, Blok Masela Bisa Dongkrak Cadangan Migas 300 Persen

Soal Temuan Dokumen oleh Satgas, Pembina Persija Angkat Bicara

Soal Temuan Dokumen oleh Satgas, Pembina Persija Angkat Bicara Komjen Pol Syafruddin. (Foto: Pantau.com/Wila Wildayanti)

Pantau.com - Pembina klub Persija Jakarta, Komjen Polisi (Purn.) Syafruddin, menyerahkan sepenuhnya kasus penghancuran dokumen milik Persija ke Satgas Antimafia Bola Polri. Menurutnya, dokumen yang ditemukan satgas itu harus terus diusut, apa benar itu milik klub berjuluk Macan Kemayoran.

"Silakan satgas ungkap kasus dan oknum-oknumnya. Jangan pandang bulu," ujar Syafruddin.

Wakil Kapolri periode 2016-2018 itu melanjutkan, semua hal terkait pengaturan skor sedang dalam pengawasan oleh semua pihak terutama masyarakat pencinta sepakbola nasional.

Baca Juga: Soal Dokumen Temuan Satgas Anti Mafia Bola, Gede: Lillahi Ta'ala Saya Tidak Tahu!

Karena itu, jika tidak membongkarnya secara tuntas, Syafruddin menjamin bahwa kerja satgas akan terus dikejar-kejar oleh masyarakat pencinta sepakbola yang berharap adanya pemberantasan mafia sepakbola.

"Dunia sepakbola akan mengejar itu, termasuk saya," tutur pria yang kini menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi itu.

Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Polisi, Syahar Diantono, mengatakan bahwa ada dokumen laporan keuangan yang sengaja dihancurkan sebelum Satgas Antimafia Bola Polri menggeledah kantor PT Liga Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat 1 Februari 2019.

Baca Juga: Dikabarkan Juara Settingan, Ini Respons Persija Jakarta

Menurut Syahar, berdasarkan keterangan para saksi, dokumen itu milik Persija Jakarta. Namun, penyidik belum berani menyimpulkan terlalu jauh.

"Kami mendalaminya dahulu. Yang jelas ada perbuatan sengaja untuk menghilangkan dokumen," tutur Syahar.

Terkait kasus pengaturan skor, Satgas Antimafia Bola Polri sudah menggeledah empat kantor yakni dua kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang berlokasi di FX, Sudirman dan Kemang, Jakarta Selatan.

Lalu, kantor PT Liga Indonesia yang beralamat di Rasuna Office Park DO-07, Jalan HR Rasuna Said, RT 16/RW 01, Menteng Atas dan kantor PT Gelora Trisula Semesta di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: