Forgot Password Register

Headlines

Soal Tunjangan Fantastis BPIP, Ketua PBNU: Saya Enggak Tahu Menahu

Soal Tunjangan Fantastis BPIP, Ketua PBNU: Saya Enggak Tahu Menahu Said Aqil Siradj (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Ketua PBNU Said Aqil Siradj mengaku tak tahu menahu soal namanya yang masuk sebagai salah satu Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi dan Pancasila (BPIP) dan mendapatkan tunjangan fantastis sebesar Rp100 juta per bulan.

"Ya saya enggak tau menahu. Bukan permintaan kami tau-tau ada keputusan sekian. Mana tau saya," ujar Said Aqil kepada awak media usai menghadiri acara buka bersama di rumah Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) di Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 31 Mei 2018.

Baca juga: Soal Gaji Fantastis, PDIP: Megawati Tak Pernah Minta Gaji ke Pemerintah!

Said Aqil memastikan hingga saat ini dirinya belum pernah menerima sepeserpun uang atas dana yang diributkan publik itu.

"Sebenarnya sampai sekarang saya belum terima satu rupiah pun," katanya.

Kendati demikian ia juga tidak bisa berbuat apa-apa bila nantinya tunjangan atas jabatan yang ia emban sebagai Dewan Pengarah BPIP masuk, yang sepenuhnya ia serahkan kepada para pemangku keputusan dan juga pimpinan BPIP.

"Saya terserah pimpinan, saya ikut pimpinan aja," ujarnya.

Baca juga: Penjelasan Sri Mulyani Soal Gaji Megawati Rp112 Juta

Sebelumnya, dalam lembaga non struktural yang tertera dalam Perpers Nomor 42 Tahun 2018 itu diketuai Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah dan mendapat tunjangan Rp112 juta perbulan.

Sedangkan Anggota Dewan Pengarah seperti Saiq Aqil Siradj, Ma'ruf Amien, Mahfud MD, Try Sutrisno, Ahmad Syafi'i Ma'arif, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, dan Wisnu Bawa Tenaya yang masing-masing mendapat tunjangan Rp100 juta per bulan.

Selebihnya Kepala BPIP Yudi Latif mendapat Rp76,5 juta, wakil Rp63,7 juta, Deputi Rp 51 juta, dan Staf Khusus Rp 36,5 juta.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More