Forgot Password Register

Soal Usulan Debat Capres di Kampus, Begini Reaksi Tim Jokowi-Ma'ruf

Soal Usulan Debat Capres di Kampus, Begini Reaksi Tim Jokowi-Ma'ruf Arsul Sani. (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Arsul Sani mengungkapkan, pihaknya mengikuti semua kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait penyeleggaraan debat Pilpres 2019. Termasuk usulan mengenai debat Pilpres yang diminta diselenggarakan di kampus oleh kubu Prabowo-Sandiaga Uno.

"Di Amerika misalnya, debat Pilpres itu kan di kampus lokasinya, nah itu kita serahkan kepada KPU. Kalau memang KPU nanti menetapkannya debat di dalam kampus ya kita ikuti," ujar Arsul ditemui dalam acara HUT Golkar ke-54 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (21/10/2018).

Baca juga: Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres Digelar di Kampus Tanpa Pendukung

Namun menurut Arsul, debat pilpres di kampus tak perlu mengganti panelis ahli dengan para mahasiswa terpilih untuk menguji dua paslon. "Di mana-mana kan debat presiden itu dengan panel ahli yang bertanya supaya isunya tidak melebar ke mana-mana kan begitu," tuturnya.

Kendati begitu Arsul menegaskan, meski pihaknya menyebut akan mengikuti keputusan KPU soal debat bukan berarti dirinya menolak debat di Kampus. Hanya saja, jika keputusan KPU soal debat sudah keluar pihaknya juga akan memberikan masukan serta usulan soal debat.

"Silahkan kalau memang mau itu berikanlah masukan itu kepada KPU. nanti kan kami memberikan masukan juga lah sekarang aja formatnya KPU belum diekspos formatnya seperti apa. Nanti setelah KPU memberikan format baru kita kasih usulan atau tanggapan," ungkapnya.

Baca juga: Ketika Jokowi Minder Bicara Politik di Perayaan Puncak HUT Golkar, Kenapa?

Sebelumnya Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengusulkan agar debat capres-cawapres diadakan di lingkungan kampus.

"Jadi yang namanya debat kandidat itu tidak lagi digelar di hotel, digelar di kampus aja. Jadi cukup di kampus di gelar, enggak perlu undang pendukung, jadi di kampus di pilih saja di kampus mana. Jadi dua pasangan ini cukup datang engga perlu bawa pendukungnya," kata Dahnil saat dihubungi.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More