Forgot Password Register

Sukses di Asian Games 2018, Indonesia Gelar Kejuaraan Dunia Jestski

Sukses di Asian Games 2018, Indonesia Gelar Kejuaraan Dunia Jestski Ilustrasi Jetski. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Kejuaraan Dunia Jetski untuk pertama kalinya akan digelar di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta pada 27-31 Maret 2019. Diadakannya Kejuaraan Dunia sendiri tidak lepas dari suksesnya cabang olahraga ini di Asian Games 2018 lalu, dengan raihan 1 medali emas, 1 medali perak, dan 1 perunggu.

Pengurus Pusat Indonesia Jetsport Boating Association (PP IJBA) akan melaksanakan Kejuaraan Dunia 2019 yang merupakan agenda tahunan yang akan dimulai tahun ini. Perhelatan ini pun sudah resmi menjadi acara tahunan yang berfaliasi dengan Federasi Internasional Jet Sport Boating Association (IJSBA). Kejuaraan ini sendiri akan diikuti oleh 14 negara dengan 22 tim yang akan ikut berlaga.

Kejuaraan Dunia ini dilaksanakan di Indonesia setelah Asian Games 2018 dinilai sukses di mata dunia, dan venue jetski di Indonesia disebut sudah standart Internasional. Sehingga dengan ini pun Ketua Umum IJBA, Saiful Sutan Aswar ingin bisa terus melanjutkan kesuksesan dan memanfaatkan venue yang ada.

"Tahun ini adalah kejuaraan dunia yang pertama di Indonesia yang mana kami harapkan ini menjadi trigger ke depan, karena venue ini tidak untuk diabaikan," ujar Saiful Sutan Aswar di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (23/3/2019).

Baca juga: Indonesia Boyong 5 Gelar di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior

"Kita secara continue membangun olahraga di Indonesia, khususnya jetski. Adapun peserta yang ada kurang lebih 14 negara, di mana ada 22 tim dan personel ini 30-33 karena ada kelas yang diminati ada 3," tambahnya.

Meneruskan venue Asian Games 2018 sendiri menjadi tujuan utama diselenggarakannya Kejuaran Dunia Jetski di Indonesia. Dalam laga yang akan dilangsungkan di Ancol ini akan dipertandingkan dengan tiga kelas endurance, di antaranya Pro F1 Open, Pro F1 Open (Normally Aspirated), dan Amateur F1 Open (Grand Tourismo). Track yang digunakan kurang lebih sama dengan kelas track endurance Asian Games 2018.

Ketua Dewan Pembina IJBA, Syafruddin mengatakan jika Indonesia adalah sebuah negara besar yang punya potensi maritim yang sangat luas. Bahkan, Indonesia dikenal identik dengan para pelaut yang handal. Oleh karenanya, lanjut Syafruddin, Indonesia tentu menginginkan olahraga-olahraga air yang menonjol. 

"Infrastruktur disiapkan begitu baik, salah satunya adalah tempat ini, tempat pertandingan jetski bertaraf internasional dan bahkan diakui berbagai pihak dunia bahwa ini adalah yang terbaik. Arena yang terbaik, mulai dari infrastruktur fisiknya ataupun treknya. Treknya penuh dengan tantangan, jadi itu yang diakui," kata Syafruddin yang juga didampingi oleh Ketua Presiden IJSBA, Scott Frezia.

Baca juga: Mahasiswi Universitas Surabaya Raih Emas di Kejuaraan Dunia Wushu

Kejuaraan dunia di Ancol akhir Maret ini pun diharapkan menjadi ajang menambah jam terbang bagi atlet-atlet jetski Indonesia untuk bisa berprestasi. Indonesia sendiri akan menurunkan delapan pemain di Kejuaraan tersebut, dengan andalan pertama ada di pundak peraih medali emas, perak, dan perunggu di Asian Games 2018, yaitu Aero Sutan Aswar dan Aqsa Sutan Aswar.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More