Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

Survei Charta Politika: Lebih 40 Persen Masyarakat Jakarta Maklumi Politik Uang di Pemilu

Survei Charta Politika: Lebih 40 Persen Masyarakat Jakarta Maklumi Politik Uang di Pemilu ilustrasi uang. (Foto: Pantau.com/Sahat Amos Dio)

Pantau.com - Lembaga Survei Charta Politika merilis data rata-rata lebih dari 40 persen pemilih pemilu legislatif di DKI Jakarta memaklumi praktik politik uang. Dapil DKI 1 yang mencakup wilayah Jakarta Timur menjadi daerah yang paling banyak mengharapkan adanya politik uang itu.

"Di Dapil DKI 1 sebanyak 58,2 persen pemilih menyatakan memaklumi politik uang. Hanya 31,3 persen yang menyatakan tidak dapat memaklumi dan 10,5 persen tidak menjawab," kata Direktur Riset Charta Politika Muslimin dalam rilis Survei Pileg DKI Jakarta di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin, 11 Februari 2019.

Baca juga: Survei Charta Politika: PDIP Tertinggi, PAN dan Hanura Terancam Gagal ke Senayan

Muslimin melanjutkan di Dapil DKI 2 sebanyak 47 persen pemilih memaklumi adanya politik uang. Hanya 41 persen yang menyatakan tidak memaklumi politik uang dan 12 persen memilih tidak menjawab.

Berbeda dengan Dapil DKI 3. Suara terbanyak menyatakan tidak memaklumi praktik politik uang 47,6 persen.

"Tapi yang memaklumi politik uang juga masih cukup tinggi, yaitu 42,6 persen. Dan hanya 9,8 persen tidak menjawab," imbuhnya.

Bukan hanya politik uang, Muslimin mengungkapkan pemberian lain dari para caleg juga masih diharapkan oleh pemilih di Jakarta. Ia memaparkan ditiga dapil DKI, 30 hingga 40 persen pemilih menyukai pemberian sembako dari para caleg. Pemberian kaos parpol menempati peringkat kedua.

"Di Dapil DKI 1 menyatakan 23,7 persen suka diberi kaos. Dapil DKI 2 sebanyak 14,5 persen. Dan Dapil DKI 3 sebesar 19,6 persen," paparnya.

Angka itu kemudian menunjukan tingkat undicited voters atau pemilih yang belum menentukan sikap di Pileg DKI masih cukup tinggi, kata Muslimin.

Baca juga: Survei Charta Politika: Pakai Nama Asli di Pileg, Hanya 20 Persen yang Kenal Eko Patrio

Ia memaparkan, di Dapil DKI ada 35,8 persen pemilih yang belum menentukan caleg. Dapil DKI 2 lebih tinggi dengan torehan angka undicited voters sebanyak 39,3 persen. Dan Dapil DKI 3 sebesar 29,4 persen.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: