Forgot Password Register

Survei Poltracking Sebut Posisi Jokowi di Pilpres 2019 Belum Aman

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ( Foto: Antara / Wahyu Putro) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ( Foto: Antara / Wahyu Putro)

Pantau.com - Persaingan antara kandidat capres kian memanas jelang Piplres 2019. Namun, Survei Poltracking menyebut elektabilitas Jokowi bisa dikatakan lebih unggul dari rivalnya Prabowo Subianto. 

Jokowi memperoleh suara yang cukup besar yaitu 56 persen dan Prabowo mendapat 33-35 persen.

"Pak Jokowi kandidat terkuat tapi belum aman, di luar dua nama itu ada nama lain yang berpotensi ada Gatot Nurmantyo, Anis Baswedan dan Agus Yudhoyono mereka ini alumni pilkada DKI, tapi yang tembus dua digit baru Jokowi dan Prabowo," ujar Direktur Eksekutif Survei Poltracking Hanta Yuda di Hotel Sari Pan Pacific Place, Jakarta Pusat, Sabtu (23/6/2018).

Baca juga: PPP Ajak Cak Imin Perkuat Koalisi Jokowi

Meski elektabilitas Jokowi masih tertinggi namun ia menilai belum cukup kuat, jika dibandingkan dengan elektabilitas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memperoleh suara 70 persen pada pencalonannya di tahun 2009. 

"(Tertinggi) tapi belum aman, berbeda dengan SBY yang sudah 70 persen pada pencalonan kedua," imbuhnya.

Ia mengungkapkan, hal ini bisa dipengaruhi oleh kepuasan atas kinerja pemerintahan Jokowi atau pola komunikasi kepada masyarakat.

"(Faktor yang meningkatkan elektabilitas) pertama kinerja pemerintah, kepuasan tinggi tapi perlu ditingkatkan atau kinerja tinggi tapi perlu komunikasi yang baik," katanya. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More