Pantau Flash
PSG Tolak Tawaran Barcelona untuk Neymar
Amnesty International Desak Presiden Jokowi Ambil Alih Kasus Novel
BPPT: Gempa Megathrust Magnitudo 8,8 Berpotensi di Selatan Pulau Jawa
Wadah Pegawai KPK Kecewa dengan Hasil Investigasi TPF Kasus Novel
Penyuap Romahurmuziy Dituntut 3 Tahun Penjara dan Ditolak Jadi JC

Survei SMRC: 38 Persen Masyarakat Takut Penangkapan Semena-mena Aparat

Headline
Survei SMRC: 38 Persen Masyarakat Takut Penangkapan Semena-mena Aparat Direktur SMRC, Sirojudin Abbas. (Foto: Pantau.com/ Ratih Prastika)

Pantau.com - Survei Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) mencatat jumlah masyarakat Indonesia yang takut pada penangkapan semena-mena oleh aparat hukum meningkat cukup signifikan.

Direktur SMRC, Sirojudin Abbas mengatakan meski tidak mayoritas, namun kenaikkan yang terjadi cukup signifikan jika dibandingkan tahun 2014.

"Warga takut atas penangkapan semena-mena oleh aparat hukum. Sangat besar warga saat ini 38 persen yang menjadi takut kesewenang-wenangan aparat penegak hukum. Cukup besar trennya dari 24 pada 2014 menjadi 38 persen," ujarnya dalam diskusi yang digelar di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 16 Juni 2019.

Baca juga: Survei SMRC: Pemerintahan Soeharto Diktator, Jokowi Demokratis 

Menurutnya, hal tersebut menandakan masyarakat menjadi lebih takut pada penangkapan semena-mena oleh aparat penegak hukum.

"Rakyat kita yang menilai, sekarang menjadi lebih takut semena-mena aparat penegak hukum," katanya.

Sebelumnya, pihaknya juga mengungkapkan terjadi trend membesar atas penilaian bahwa warga negara tidak bebas atau takut berorganisasi, berbicara politik, menjalankan keyakinan agama, kesewenang-wenangan aparat penegak hukum dan kebebasan media masa.

Baca juga: SMRC: Keyakinan Masyarakat Indonesia ke Arah yang Benar Turun 7 Persen

"Semakin membatasi ruang gerak mereka," katanya.

Ia menambahkan, secara umum masyarakat merasa masih ada kebebasan namun ada indikasi bahwa demokrasi terutama kebebasan masyarakat mengalami penurunan signifikan pasca peristiwa 21-22 Mei. 

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Ratih Prastika
Category
Nasional

Berita Terkait: