Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

Tahun 2019, PT Pertamina EP Usulan Produksi Sukowati 12 Ribu BOPD

Tahun 2019, PT Pertamina EP Usulan Produksi Sukowati 12 Ribu BOPD Blok Sukowati (Foto: Instagram/bayu_sugita)

Pantau.com - PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero), mengajukan usulan produksi untuk 2019 Lapangan Sukowati di Jawa Timur, rata-rata sebesar 12 ribu barel minyak per hari (BOPD).

"Pada awal 2019, produksi Sukowati akan dimulai di level 9 ribuan. Sebentar lagi dengan SKK Migas akan mengajukan usulan-usulan sehingga bisa mencapai 12 ribu barel per hari," Presiden Direktur PT Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf saat diskusi mengenai lapangan migas di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Baca juga: Produksi Pertamina EP Sukowati Field Tembus 10.010 BOPD

Menurut Nanang, kesulitan yang dihadapi di Sukowati adalah penyemenan sumur minyak (semen bonding) yang bagus dan berumur panjang. Rencana pengembangan dari sisi fasilitas di permukaan tanah agar bisa mempertahankan produksi Lapangan Sukowati dilakukan dengan upgrading, pembangunan flow line dari sumur injeksi, general over hole, power supply, serta upgrading kantor.

"Ini rencana kerja untuk maintenance produksi Lapangan Sukowati. Kita pernah mencapai puncak di atas 40 ribu barel pada 2012, 2013, lalu terjun bebas di 2014. Sekarang kita mulai ramp up, harapannya peningkatan sampai dengan tahun depan," ungkap Nanang.

Menurut Nanang, rata-rata produksi minyak Lapangan Sukowati sesudah diambilalih oleh Pertamina EP pada 20 Mei 2018 mencapai 9.493 BOPD, dari sebelum terminasi sebesar 6.874 BOPD. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan hingga 2.500 BOPD hanya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun

Amien Sunaryadi, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), mengatakan tim SKK telah melaporkan bahwa ada potensi menaikkan produksi minyak dengan cara sederhana.

"Mereka cerita soal semen bonding seperti yang dilakukan di Lapangan Sukowati. Lumayan logis, practical. Yang penting produksi naik," kata Amien.

Baca juga: Kementerian ESDM Prediksi PLTB Tolo Selesai Lebih Cepat, Jadi Enggak Sabar

Menurut Amien, SKK Migas sudah membentuk tim terkait upaya peningkatan produksi minyak dengan memperbaiki kualitas semen bonding. Selain itu, masalah sumber daya manusia juga perlu diperhatikan. Pertamina diyakini memiliki manajemen sumber daya manusia yang cukup baik.

"Saya fokus ke output, human resources management harus dipegang betul. Dengan demikian discovery bisa naik, kalau Sukowati bisa 50 persen masa yang lain tidak bisa? Lapangan ada, orangnya ada, teknologi ada, challenge-nya how to make it happen," ungkapnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi