Forgot Password Register

Tak Ada Kandikat Lain, Partisipasi Warga Banten Nyoblos Berkurang

Pilkada 2018 (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi) Pilkada 2018 (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Pengamat politik, Agus Sutisna mengatakan partisipasi pemilih pilkada di Provinsi Banten menurun di bawah 65 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT).

"Menurunya pemilih itu karena calon tunggal," kata Agus.

Pihaknya memuji pelaksanaan pilkada di Provinsi Banten berjalan lancar dan sukses. Apabila, terdapat kasus pelanggaran pilkada, namun relatif kecil dan bisa dilaksanakan oleh KPU setempat.

Baca juga: Kotak Kosong Menang di Makassar, Gerindra Sebut Nama Wapres JK

Pelaksanaan pemilihan suara ulang (PSU) di Provinsi Banten terjadi di dua TPS, termasuk TPS 02 di Kabupaten Lebak. Selain itu, pilkada berlangsung aman, damai, tertib tanpa menimbulkan konflik di masyarakat.

"Saya kira secara umum pilkada di Banten normal dan lancar," ujarnya.

Menurut Agus, selama ini partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih di TPS berkurang dibandingkan pilkada sebelumnya.

Baca juga: Ini Latar Belakang Fenomena Pertarungan Kotak Kosong di Pilkada

Penyebab menurun partisipasi pemilih pilkada itu karena masyarakat sudah menganggap tidak ada lawan.

Pelaksanaan pilkada di Provinsi Banten terdapat empat daerah, namun tiga daerah di antaranya calon pasangan tunggal melawan kolom kosong. Ketiga daerah itu antara lain Kabupaten Lebak, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Di samping itu juga ketiga daerah diikuti pasangan tunggal dari petahana. Pilkada calon tunggal melawan kolom kosong pertama kali terjadi di Provinsi Banten.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More