Forgot Password Register

Tak Kuat Bersaing, Deretan Media Cetak Ini Move on ke Media Online

Tak Kuat Bersaing, Deretan Media Cetak Ini Move on ke Media Online Majalah Newsweek (Foto:Instagram/Mahamhooy)

Pantau.com - Rupanya kemajuan teknologi tidak hanya menggantikan tugas manusia, tetapi juga membuat sejumlah perusahaan gulung tikar. 

Tidak hanya di Indonesia, rupanya sejumlah perusahaan surat kabar di Amerika Serikat juga tak sanggup bersaing dengan media online.

Berikut Pantau.com sajikan perusahaan media cetak yang tutup karena kehadiran media online;

1. Surat kabar Tribune Co

Sama halnya media televisi, pemasukan iklan dalam media cetak juga mulai goyang gara-gara kehadiran media online. Surat kabar Tribune mengalami masalah keuangan bahkan mengajukan perlindungan pailit pada awal Desember 2008. Pada akhirnya, Tribune memilih untuk fokus di berita online.

2. The New York Times

Siapa yang tidak kenal dengan surat kabar kondang ini. Sama halnya dengan Tribune, The New York Times juga lebih mengembangkan media onlinenya. Meksipun masih ada bentuk cetaknya, namun kantor The New York Times sebagian mulai disewakan karena minusnya pemasukan iklan.

Baca juga: Biar Tak Salah Order, Ayo Kenali Bedanya Barang Original, OEM dan KW

3. Majalah Newsweek 


 Majalah Newsweek (Foto:Instagram/Mahamhooy)


Mungkin tahun 2012 menjadi tahun pahit bagi karyawan Majalah Newsweek. Setelah 80 tahun menyebarkan berita di Amerika Serikat, akhirnya tumbang juga. Namun, tak ingin menghilang dari peredaran, Newsweek memilih untuk terbit dalam format online, Newsweek Global, pada 2013. Sama dengan yang lainnya, alasan pemasukan iklan menjadi problem di media cetak.

4. Majalah Reader's Digest

Usianya hampir satu abad, perusahaan RDA Holding akhirnya angkat tangan juga di pertengahan Februari 2013 lalu. Reader's Digest memilih untuk melayani pembacanya melalui edisi online.

5. Rocky Mountain News