Forgot Password Register

Tarif Batas Bawah Pesawat akan Naik, Sektor Wisata Ikut Terdampak

Tarif Batas Bawah Pesawat akan Naik, Sektor Wisata Ikut Terdampak Ilustrasi Bandara (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Kementerian Perhubungan memutuskan untuk menaikkan tarif batas bawah pesawat sebesar 5 persen. Dari sebelumnya 30 persen menjadi 35 persen.

Terkait hal tersebut Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan dampak dari peningkatan tersebut pasti akan terjadi penurunan permintaan. 

"Kalau dalam pricing ada elastisitas itu ketika harga naik permintaan turun," ujarnya saat ditemui di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Baca juga: Festival Belanja dan Kuliner Indonesia Digelar Serentak, Catat Tanggalnya

Kendati demikian, ia menilai hal tersebut hanya bersifat sementara. Ia memprediksi penurunan akan terasa selama satu bulan sebab permintaan penerbangan cukup tinggi.

"Tapi itu sifatnya hanya sementara karena demandnya sudah sangat tinggi, jadi ya mungkin sebulan turun," katanya.

Selain itu menurutnya, kenaikkan yang tejadi cukup kecil sehingga masih memungkinkan untuk naik kembali.

"Tapi nanti naik lagi karena relatif kecil naiknya," imbuhnya.

Baca juga: Merasa Dirugikan, Garuda Indonesia Gugat Rolls-Royce Rp640 Miliar

Kebijakan untuk menaikkan tarif bawah ini dilakukan setelah Kementerian Perhubungan melakukan evaluasi atas permintaan industri penerbangan salah satunya PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Kebijakan ini masih dipersiapkan proses sosialisasinya oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Rencananya, implementasi kebijakan ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More