Forgot Password Register

Teater Selasaan Sukses Hadirkan Indra Bekti dan Epy Kusnandar sebagai Anak Durhaka

Teater Selasaan Sukses Hadirkan Indra Bekti dan Epy Kusnandar sebagai Anak Durhaka Para pemain teater 'CLBK 2 Talambek'. (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Komunitas teater Selasaan sukses pentaskan drama musikal '(Cerita Legenda Bunda Kuandang) CLBK 2 Talambek' yang ceritanya terinspirasi dari kisah Malin Kundang.

"Ini adaptasi dari Malin Kundang, tapi kemasan lebih modern," ujar Indra Pacique, sutradara sesaat sebelum pementasan di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Drama ini dipertontonkan secara unik, lantaran mayoritas bahasa yang digunakan adalah bahasa Padang. Selain itu, tarian, lagu, adat istiadat hingga makanan yang dibahas selalu erat akan kota asal Sumatera Barat tersebut.

Baca juga: Teater 'Genta Sriwijaya' Pentaskan Cerita Sejarah yang Dibalut Semegah Opening Asian Games 2018

Aktor yang besar dari teater Epy Kusnandar, serta presenter ternama Indra Bekti juga ikut berpartisipasi. Uniknya, kedua selebriti ini mengambil peran yang sama, yakni sebagai anak durhaka bernama Ali. Tapi keduanya tampil di waktu berbeda, Epy Kusnandar pada sore hari pukul 15.00 WIB, sedangkan Indra Bekti di sesi kedua pukul 20.00 WIB.

Indra Bekti sendiri mengaku selain karena suka segala sesuatu berbau budaya dan kesenian, ia yang berdarah Padang amat antusias dengan drama ini, khususnya bagi warga Jakarta yang rindu tanah Minang.

"Karena orang Sumatera Barat kan suka rantau, dia rindu adat kebudayaan Sumatera Barat yang dikembangkan di sini, dilestarikan di sini, jadi di Jakarta inilah kita bisa lihat kebudayaan enggak harus jauh-jauh ke Padang lagi," tutur Indra.

Berbeda dari cerita Malin Kundang yang berakhir jadi batu karena dikutuk, kisah ini berakhir dengan Ali yang menyesal atas kesalahan hingga tak sempat meminta maaf kepada sang bunda yang akhirnya wafat.

Ali yang berkeinginan keras ke Jakarta untuk menjadi artis terkenal, pada akhirnya mengkhianati ibu dan istrinya bahkan mengaku tak kenal. Karena itu pula lah ia kehilangan semua kejayaannya, termasuk kontrak beberapa film.

Baca juga: 'Sandiwara Jakarta' Alternatif Hiburan Pecinta Komedi dan Teater

Kejutan lainnya ialah ternyata dalam drama ini Karina Ranau yang tak lain merupakan istri dari Epy Kusnandar berperan sebagai istri dari Ali. Bahkan, anak kedua Epy, Quentin Stanislavski juga berperan sebagai Ali kecil dan berhasil menarik perhatian dengan totalitas aktingnya.

Selama dua jam lebih pemutaran drama, penonton berhasil tidak dibuat bosan dengan aneka selipan-selipan humor yang selalu membuat tertawa. Kehadiran Indra Bekti dengan melantunkan lagu 'Malam Bainai' turut meramaikan aneka nyanyian yang ditampilkan.

Sementara itu, untuk menyukseskan acara ini para pemain harus menyisikan waktu tiga hingga empat bulan lamanya untuk berlatih. Tak perlu merogoh kocek mahal, berbekal Rp50 ribu penonton sudah dapat menonton drama ini, dan hasilnya fantastis karena kursi penonton cukup terbilang padat.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More