Forgot Password Register

Terkait Polemik Istora Senayan, Begini Kelakar Pihak Blibli

Istora Senayan. (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Istora Senayan. (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Perusahaan perdagangan dalam jaringan, Blibli.com yang menjadi sponsor utama turnamen bulutangkis Indonesia Open 2018, menyatakan tidak ada pembelian aset terkait Istana Olahraga (Istora) yang menjadi lokasi perhelatan turnamen pada 3-8 Juli tersebut.

Maklum, sebelumnya tersiar kabar kalau Istora bakal berubah nama menjadi Blibli Arena setelah diakuisisi.

"Tidak ada pembelian aset, mana ada aset negara bisa dibeli. Kami juga tidak akan kuat jika membeli aset negara," ujar Chief Executive Oficer (CEO) Blibli.com Kusumo Martanto selepas konferensi pers Indonesia Open 2018 di Jakarta, Senin 14 Mei 2018.

Baca Juga: Istora Senayan Ganti Nama, Netizen Heboh!

Ketika ditanya mengenai kepastian kontrak dan kesepakatan mengenai masalah perubahan nama, Kusumo sedikit berkelit dalam memberikan jawaban. Ia mengatakan, saat ini hal tersebut masih dalam proses pembicaraan.

Demikian juga ketika pihaknya akan mempertahankan nama Istora atau tidak ketika 'pembicaraan' tersebut mencapai kata sepakat.

"Mendingan saya tidak komentar dulu deh saat ini. Pembicaraan sedang dalam proses nanti jika sudah jelas akan kami kabari, pokoknya yang penting kami ditawari untuk mendukung karena komitmen kami juga, karena lokasi itu untuk perhelatan olahraga juga," jawab Kusumo.

Baca Juga: Indonesia Open 2018 Bakal Berlangsung Aman, Ini Kata Wiranto

Terkait dengan kontrak sendiri, Kusumo mengatakan dirinya mempercayakan hal tersebut pada tim hukum perusahaan yang berwenang. "Tapi yang pasti kontrak itu tidak akan berlangsung selamanya dan pihak GBK juga yang akan memberi keterangan setelah ada kesepakatan," ujarnya.

Perubahan nama Istora menjadi Blibli Arena sempat menjadi perbincangan hangat menyusul siaran pers resmi dari Blibli yang merupakan sponsor utama turnamen bulutangkis Indonesia Terbuka 2018, yang berisi perubahan nama Stadion Istora menjadi Blibli Arena pada tahun 2018.

Akan tetapi, diketahui hingga saat ini antara Blibli dan pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK) sebagai organisatoris Istora, belum menemui kata sepakat mengenai perubahan nama tersebut meski pihak PPK-GBK menyatakan dukungan sponsor sangat membantu mereka dalam mengelola kawasan peninggalan Asian Games 1962 tersebut. (Wila Wildayanti).

Share :
Komentar :

Terkait

Read More