Forgot Password Register

Terkuak! Prajurit Perang Viking Ternyata Berkelamin Wanita

Terkuak! Prajurit Perang Viking Ternyata Berkelamin Wanita Ilustrasi prajurit viking. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Sisa-sisa prajurit Viking abad ke-10 dimakamkan di Birka, Swedia. Dan terbukti berdasarkan tes DNA, mereka ada prajurit perang berkelamin wanita. 

Prajurit itu ditemukan pada akhir abad ke-19 oleh arkeolog Swedia Hjalmar Stolpe dan jasadnya dianggap sebagai manusia karena mereka dimakamkan dengan senjata, kuda, dan perlengkapan militer lainnya.

"Ini sebenarnya seorang wanita, di suatu tempat di atas usia 30 dan cukup tinggi juga, berukuran sekitar 170 sentimeter," kata seorang arkeolog di Universitas Uppsala Charlotte Hedenstierna-Jonson kepada The Local, seperti dikutip dari RT, Jumat (7/12/2018).

Baca juga: Spesies Baru Dinosaurus Prasejarah Ditemukan di Australia

Hasil identifikasi itu ditemukan oleh para peneliti di Universitas Uppsala dan Universitas Stockholm telah diterbitkan dalam American Journal of Physical Anthropology.

Penelii banyak peralatan perang kuno, yang dipercaya sebagai senjata prajurit viking dalam berperang.

"Selain dari peralatan prajurit lengkap yang dikubur bersamanya. Ada sebuah pedang, kapak, tombak, panah penahan armor, pisau perang, perisai, dan dua kuda. Dia memiliki permainan papan di pangkuannya, atau lebih dari perang,” kata Hedenstierna-Jonson.

“Dia adalah seorang pemimpin militer yang kuat. Dia kemungkinan besar berencana, memimpin dan mengambil bagian dalam pertempuran."

Beberapa tahun yang lalu, Anna Kjellström, seorang ahli osteologi di Universitas Stockholm, mempelajari sisa-sisa pertinggalan viking itu sebagai bagian dari proyek yang berbeda dan melihat ada sesuatu yang tidak aktif.

Baca juga: 'Alien Mungkin Sudah Mengunjungi Bumi'

Pinggul adalah tipikal wanita dan tulang pipi lebih tipis seperti karakter sekrang pria. Penelitian osteologis mendukung teori bahwa prajurit itu adalah seorang wanita, tetapi ia disambut dengan skeptisisme.

Analisis DNA sekarang telah dilakukan yang menegaskan bahwa prajurit itu adalah seorang perempuan. Hasil genom menunjukkan kurangnya kromosom Y dan susunan genetika yang dekat dengan yang ada di Eropa Utara saat ini, demikian temuan studi tersebut.

"Ini adalah konfirmasi formal dan genetik pertama dari seorang prajurit Viking perempuan," Profesor Mattias Jakobsson dari Universitas Uppsala mengatakan kepada Phys.org.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More