Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Ternyata Aulia Kesuma Sempat Galau saat Akan Membuang Jasad Suami-Anak

Headline
Ternyata Aulia Kesuma Sempat Galau saat Akan Membuang Jasad Suami-Anak Aulia Kesuma saat rekonstruksi (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Polisi kembali menggelar rekonstruksi lanjutan atas kasus pembunuhan Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anaknya, M Adi Pradana alias Dana (23).

Namun, dalam rekonstruksi yang memperlihatkan adegan pembakaran jenazah Pupung dan Dana di dalam mobil itu tak digelar di lokasi kejadian, melainkan hanya di Lapangan Sabhara, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebut ada tiga adegan dimana tersangka Kalvin membakar ayah dan saudara tirinya itu dengan menggunakan korek api kayu.

"Ada 3 adegan rekonstruksi pembakaran jenazah dalam mobil," ucap Argo.

Baca juga: Setelah Rencanakan Pembunuhan, Aulia Beli Obat Nyamuk di Warung Kelontong

Pada adegan pertama, Aulia dan anak kandungnya itu mengendarai mobil berbeda menuju Sukabumi, Jawa Barat.

Kalvin mengendarai mobil yang mengangkut jasad Edi dan Dana. Kemudian, setibanya di lokasi kejadian Kalvin pun menyiram mobil yang dikendarainya dengan menggunakan delapan botol bensin. Selanjutnya, Kalvin membakar mobil itu dari dalam.

Namun, lantaran Kalvin masih berada di dalam mobil saat membakarnya, api itu pun ikut mengenainya. Sehingga ia pun berlari menuju mobil yang dikendarai oleh Aulia.

Baca juga: Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Suami-Anak Tiri, Polisi Cocokkan Keterangan

Terpisah, Panit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Effendi mengatakan, dalam rekonstruksi itu terdapat keterangan baru dari tersangka Aulia.

Aulia sempat menyebut ia berputar-putar di kawasan Tangerang Selatan sebelum memutuskan membakar jenazah Pupung dan Dana di Sukabumi.

"Dia sempat mau survei lokasi di kawasan Tangerang. Dia (Aulia) enggak tau tujuannya mau ke mana. Sempat berhenti di SPBU Cirendeu dan memutuskan ke Sukabumi," ungkap Effendi.

Untuk diketahui, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M. Adi Pradana alias Dana (23) ditemukan tewas di dalam mobil yang terbakar. Pembakaran itu dilakukan oleh anak istrinya yakni, KV alias GK yang didalangi oleh ibu kandungnya, AK (35).

Dalam melakukan pembunuhan ini, AK menyuruh empat orang untuk menculik kedua korban di rumahnya di Lebak Bulus I Kavling 129 B blok U15 RT 03, RW 05, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Setelah diculik, kedua korban kemudian dibunuh oleh pembunuh bayaran dan jasadnya disimpan di minibus Toyota Cayla. Kemudian, dua jasad itu diserahkan kepada AK dengan cara bertemu di SPBU Cirendeu, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Untuk menghilangkan barang bukti, tersangka menyuruh anaknya GK untuk membeli premium dan membawa kedua jasad yang tidak lain adanya suami dan anak tirinya itu ke semak-semak di Kampung Bondol. Setelah itu, premium yang dibelinya disiramkan ke dalam mobil dan ke kedua jasad itu kemudian dibakar.

Kasus ini terungkap pada Minggu, 25 Agustus setelah warga sekitar melihat ada minibus yang terbakar di pinggir jalan menjorok ke semak-semak. Setelah api dipadamkan ternyata di dalam kendaraan roda empat itu ditemukan dua jasad yang kondisinya sudah hangus terbakar dan bersisa hanya tulangnya saja.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: