Forgot Password Register

Tersangka Miras Maut Oplosan Cicalengka Terancam Hukuman Maksimal

Ilustrasi Miras (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Ilustrasi Miras (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Polisi telah menetapkan empat orang tersangka kasus miras oplosan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, yang mengakibatkan puluhan orang tewas.

Empat tersangka itu adalah SS (pemilik dan produsen), HM (istri SS), W (agen penjual), dan JA (agen penjual). Para tersangka terancam hukuman maksimal yakni 20 tahun penjara.

Sementara hingga kini, polisi masih mengejar empat pelaku lainnya yang bertugas sebagai peracik minuman.

"Masalah miras oplosan yang dalam sebulan terakhir jadi opini publik dan banyak korban. Oleh karenanya, pada siang hari ini kita ekspose, pelaku utama sudah ditangkap," ujar Wakapolri Komjen Pol Syafruddin saat meninjau rumah pelaku utama SS di Jalan Cicalengka-Garut, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/4/2018).

Baca juga: Korban Tewas Miras Oplosan di Jawa Barat Jadi 61 Orang

HM, W dan JA telah ditangkap terlebih dulu tak lama setelah kasus ini mencuat. Sementara SS, sempat buron dan ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) oleh pihak kepolisian. Pencarian SS berakhir setelah tim penyidik Ditres Narkoba dan penyidik Polres Bandung, Polda Jabar, dibantu Polda Sumsel menangkapnya di daerah Sumatera Selatan perbatasan Jambi pada 18 April 2018.

"Hasil pengembangan HM (istri), SS akan pergi ke arah Sumatera Utara, kita kemudian tanya jejaringnya mengarah ke Pekanbaru, bahkan sudah ke Sumatera Utara. Data kita jaringan di Pekanbaru, (SS) menghilang sebentar," kata Syafruddin.

Syafruddin melanjutkan, SS punya kebun sawit 29 hektare di perbatasan Sumsel dan Jambi. Ia yakin yang bersangkutan mengarah ke sana. "Setelah kami ikuti, ternyata ada, kita lakukan penindakan hukum," katanya.

SS dan HM diketahui telah memproduksi dan memperjualbelikan minuman keras oplosan yang dikenal dengan sebutan gingseng sejak 2017. Mereka menjual miras tersebut kepada masyarakat di kios miliknya dibantu JA dan W.

Baca juga: Bocah SMP Jadi Korban Tewas ke 42 Akibat Miras Oplosan di Cicalengka

Setelah adanya laporan dari masyarakat, polisi kemudian menangkap JA yang menjual minuman keras di Jalan Raya Bypass Cicalengka. Dari keterangan JA, kios tersebut milik HM yang kemudian langsung diamankan. Sementara pelaku W ditangkap jajaran Polrestabes Bandung karena memiliki keterkaitan dengan JA dan HM.

"Keterangan HM dan JA bahwa usaha produksi dan penjualan miras oplosan tersebut adalah milik SS, selanjutnya dilakukan pengembangan dan berhasil ditemukan di Sumatera Selatan," katanya.

Baca juga: Cerita Sedih Istri Korban Miras: Dede Meninggal di Pangkuan Saya

Polisi masih memburu empat pelaku lainnya yang sudah ditetapkan sebagai DPO yakni AS, SN, UW dan RS. Keempatnya diduga berperan sebagai peracik minuman.

"Kami masih buru pelaku lainnya, saya instruksikan sebelum Lebaran 2018 harus tertangkap," kata dia.

Para pelaku yang tertangkap nantinya terancam hukuman maksimal, yakni 20 tahun penjara.

"Penyidik agar menerapkan pasal yang maksimal, kalau di KUHP itu pasal 204 ayat 1 dan ayat 2. Ayat duanya manakala meninggal hukumannya 20 tahun bisa hukuman mati," ujar Syafruddin.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More