Forgot Password Register

Tersangka Miras Oplosan Cicalengka Telah Berjualan Selama 10 Tahun

Warung tempat miras oplosan (Foto: Pantau.com/Sahat Amos Dio) Warung tempat miras oplosan (Foto: Pantau.com/Sahat Amos Dio)

Pantau.com - Tersangka penjual miras oplosan di Cicalengka berinisial JS, ternyata telah menjual miras tersebut selama hampir sepuluh tahun. Menurut Ahmad Subhana (42) Ketua RW setempat, tempat usaha JS biasa beroperasi dari jam 8 pagi hingga dini hari.

"Sudah 10 tahunan dia buka warung disini, ini di depannya kedoknya jualan rokok dan kopi buka jam 8 pagi sampai dini hari," ujar Achmad kepada Pantau.com di Jalan Bypass, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Baca juga: Cerita Sedih Istri Korban Miras: Dede Meninggal di Pangkuan Saya

Pada saat penyegalan, kata Achmad, di dalam warung tersebut masih ditemukan miras oplosan yang siap dijual dalam jumlah banyak.

"Penyegalan warung JS ini hari Minggu, 8 April 2018 oleh Polres Bandung, Pak Camat termasuk Muspika dan masyarakat ikut. Masih ada 175 botol oplosan pas penyegalan," ujarnya.

Para pembeli miras oplosan tersebut, lanjut  Achmad, biasanya menikmati air haram itu di tempat lain. "Yang beli disini enggak pernah minum di sini cuma kan dibungkus dibawa pulang," katanya. 

Baca juga: Pantau Foto: Ini Rumah Mewah Tersangka Miras Oplosan Cicalengka

Sebelumnya, polisi juga menemukan sebuah bungker tempat memproduksi miras oplosan di rumah tersangka lain berinisial HM, di Jalan Raya By Pass No. 40 Kampung Bojong Asih, Desa Cicalengka Wetan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Di dalam bunker itu, polisi menemukan ribuan botol miras siap edar.

Selain menemukan miras siap edar itu, polisi juga menemukan beberapa bahan baku dalam pembuatan miras oplosan tersebut. 

"Air mineral sebanyak 115 dus, pewarna makanan sebanyak 39 dus (468 botol kecil), dan alkohol sebanyak 23 jeriken ukuran 25 liter," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More