Forgot Password Register

Headlines

Terungkap! Ini Alasan Bupati Jepara Suap Hakim PN Semarang

Terungkap! Ini Alasan Bupati Jepara Suap Hakim PN Semarang Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Bupati Jepara periode 2017-2022 Ahmad Marzuki diduga menyuap hakim tunggal PN Semarang, Lasito, agar gugatan praperadilannya diterima pengadilan. Marzuki mengajukan gugatan tersebut dalam upaya membatalkan status tersangka dalam kasus korupsi dana bantuan partai politik DPC PPP yang diusut Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menjelaskan, perkara korupsi dana bantuan parpol itu telah diusut oleh Kejaksaan Tinggi Jateng sejak pertengahan 2017. Kemudian Marzuki mengajukan praperadilan ke PN Semarang dengan perkara nomor 13/Pid.Pra/2017/PN.Smg.

"AM mencoba mendekati hakim tunggal LAS melalui panitera muda PN Semarang. Hakim tunggal kemudian mengabulkan praperadilan AM dan menyatakan penetapan tersangka AM batal demi hukum," kata Basaria dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2018).

Baca juga: KPK Tetapkan Bupati Jepara Sebagai Tersangka Kasus Suap Hakim

Demi melancarkan putusan praperadilan tersebut, Marzuki menyuap hakim dengan uang sebesar Rp 700 juta. Uang itu diberikan dalam bentuk mata uang rupiah sebanyak Rp 500 juta dan sisanya dalam bentuk dolar Amerika Serikat setara dengan Rp 200 juta.

"Diduga uang itu diberikan ke rumah LAS di Solo dalam bungkusan tas plastik bandeng presto dan uang ditutup dengan kotak bandeng presto agar tidak terlihat," jelas Basaria.

Ia menambahkan, proses penyidikan kasus ini telah dilakukan KPK sejak 27 November 2018. Kemudian KPK juga menggeledah sejumlah lokasi pada Selasa dan Rabu (4-5 Desember 2018) lalu. Penggeledahan dilakukan sejak pagi hingga siang hari dan disita sejumlah dokumen.

Ada pun lokasi yang digeledah tersebut di antaranya:
1. Kantor Bupati Jepara
2. Rumah dinas Bupati Jepara
3. Rumah pribadi Bupati di Jepara
4. Rumah hakim di Solo
5. Rumah pengacara di Semarang
6. Rumah hakim di Semarang

Share :
Komentar :

Terkait

Read More