Forgot Password Register

Tetangga Ungkap Keseharian Terduga Teroris di Surabaya

Tetangga Ungkap Keseharian Terduga Teroris di Surabaya Garis Polisi (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Tetangga kos-kosan keluarga terduga keluarga teroris di Wetan Kulon, Surabaya, mengungkapkan keseharian Teguh dan keluarga biasa saja tidak ada yang mencurigakan.

"Biasa aja perilakunya," kata Dwi Setio kepada awak media di lokasi penembakan di Jalan Sikatan, Manukan Wetan, Tandes, Surabaya, Selasa malam (15/5/2018).

Baca juga: Cerita AKBP Rony Selamatkan Anak Bomber Mapolrestabes Surabaya

Dwi yang tinggal bersebelahan dengan terduga teroris, bercerita Teguh berserta istrinya sehari-harinya bekerja membuat arem-arem, makanan khas Surabaya, sejenis lontong berisi sayuran dan puding yang ia titipkan ke warung-warung terdekat.

"(Teguh) nganterin jualan arem-arem, puding," kata Dwi.

Dwi juga mengakui jika Teguh telah tinggal di sana lebih lama dibanding dirinya yang baru beberapa bulan. Kata Dwi, Teguh telah dua tahun menetap di sana.

Baca juga: Polisi Minta Keluarga Bomber Surabaya Tes DNA di RS Bhayangkara

Terkait baku tembak yang menggemparkan itu, Dwi menjelaskan jika dirinya saat pulang kerja pada pukul 16.41 WIB sempat melihat Diva anak pertama Teguh di rumah. 

Namun saat ia keluar sebentar untuk membeli makan, ia sudah tidak diperbolehkan masuk oleh beberapa pertugas kepolisian yang menghadangnya saat ingin masuk ke kamar kosnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More