Forgot Password Register

Tiba di Helsinki, Trump Akui Hubungan AS-Rusia Rusak Akibat Obama

Presiden AS Donald Trump bersama Presiden Finlandia Sauli Niinisto. (Foto: Reuters/Martti Kainulainen) Presiden AS Donald Trump bersama Presiden Finlandia Sauli Niinisto. (Foto: Reuters/Martti Kainulainen)

Pantau.com - Presiden Donald Trump mengatakan kesiapannya untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dia menyalahkan Barack Obama lantara tak menghentikan intervensi Rusia dalam Pilpres As 2016 lalu.

"Presiden Obama mengira bahwa Crooked Hillary akan memenangkan pemilihan, jadi ketika dia diberitahu oleh FBI tentang Russian Meddling, dia mengatakan itu tidak mungkin terjadi, bukan masalah besar," kata Trump.

"Ketika aku menang, itu menjadi masalah besar oleh gerakan pimpinan Peter Strzok."

Peter Strzok adalah mantan agen FBI yang mendorong penyelidikan kongres ke dalam bias politik di FBI.

Baca juga: Helsinki Bergejolak, Unjuk Rasa Menolak Trump-Putin Mengalir Deras

Ia menegaskan, hubungan dengan Rusia tak akan pernah lebih buruk kecuali adanya investigasi tersebut. Hal itu tidak lepas dari kesalahan pemerintahan AS pada saat itu.

"Hubungan kami dengan Rusia tidak pernah lebih buruk berkat bertahun-tahun karena kebodohan AS dan sekarang," terangnya.

Trump tiba di Helsinki untuk pertemuan puncak pertamanya dengan Putin. Berbagai masalah dunia seperti Ukraina, Suriah, Iran dan Korea Utara kemungkinan besar akan menjadi pokok pembicaraan.

Kedua presiden dijadwalkan bertemu berdua saja selama 90 menit. Trump dan Putin kemudian akan mengadakan pertemuan yang lebih besar dengan para pejabat AS dan Rusia.

Baca juga: Pussy Riot, Band Punk Wanita Anti Putin yang 'Invasi' Laga Prancis vs Kroasia

Sementara itu Putin datang lebih terlambat ke Helsinki dibandingkan Donald Trump. Alasan penundaan Putin tidak jelas. Ketika ditanya apa yang akan dia katakan kepada Putin, Trump mengaku tak mempermasalahkannya.

Jurubicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Trump dan Putin cukup pandai berbicara. Tetapi bahwa Rusia harus tetap waspada mengingat seruan Trump untuk membangun militer oleh NATO.

Dia mengatakan Putin akan menolak setiap upaya untuk mengganggu pemilihan AS. "Segala sesuatu yang terjadi, semua penyelidikan ini dan seterusnya - ini adalah urusan internal Amerika Serikat," kata Peskov.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More