Forgot Password Register

Tolak Bangkitnya Orde Baru, Alumni UNAS Beri Dukungan Jokowi-Ma'ruf

Tolak Bangkitnya Orde Baru, Alumni UNAS Beri Dukungan Jokowi-Ma'ruf Alumni UNAS beri dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf Amin. (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Alumni Universitas Nasional (UNAS) mendeklarasikan dukungannya untuk Jokowi-Ma'ruf Amin. Salah satu faktor terbesar dukungan mereka, lantaran paslon nomer urut 01 itu dianggap menentang hadirnya bibit-bibit orde baru (Orba), dimana banyak aktivis disiksa dan diculik, termasuk mahasiswa Unas.

Baca juga: TKN: Penangkapan Rommy Tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf

"UNAS adalah kampus yang sangat mendukung penuh terhadap reformasi, Jokowi-Ma'ruf dianggap oleh kawan-kawan dari UNAS ini menjadi sosok yang memang punya kemampuan besar membawa Indonesia sesuai dengan cita-cita refeormasi salah satunya yaitu memberantas korupsi, nepotisme, dan juga capaian-capaian Jokowi yang sangat terasa di masyrakat," ujar Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Maman Imanulhaq Faqih di Jalan Surabaya 3, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2019).

Kurang lebih sebanyak 100 orang hadir dalam pertemuan peserta yang kompak mengenakan kasos bertuliskan 'Gue UNAS, Gue Jokowi-Ma'ruf Amin', dan meneriaki yel-yel kemenangan untuk Jokowi dan Ma'ruf.

Dalam acara itu selain berbagai pidato dan sambutan mengenang masa kelam zaman orba yang dipimpin Presiden Soeharto saat itu, sebuah video juga diputar bagaimana pasa masa orba terjadi penyiksaan dan penculikkan aktivis yang hingga kini tak diketahui keberadaaanya.

Baca juga: Ma'ruf Amin Lepas 'Jaket Ulama' saat Debat Ketiga Pilpres?

Ketua Alumni UNAS, Bapak Deki bercerita bagaimana waktu itu ia menjadi aktivis diculik dan disekap, bahkan waktu itu ia sambil disiksa oleh pemerintah, beruntung setelah mahasiswa bersama-sama berhasil menduduki DPR, ia mampu terbebas disusul dengan keputusan mundurnya Soeharto setelah 32 tahun berkuasa.

"Lahirnya gerakan reformasi 1998 adalah upaya rakyat dalam menggugat sistem politik otoriter di bawah rezim orde baru untuk mencapai Indonesia yang lebih sejahtera dan demokratis. Era reformasi yang telah memasuki dua dekade ini mencatat banyak kemajuan di berbagia bidang kehidupan," ujar Deki dalam pernyataan persnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More