Forgot Password Register

Tolak Kedatangan Imigran, Italia Desak Uni Eropa Bentuk Tim Khusus

Tolak Kedatangan Imigran, Italia Desak Uni Eropa Bentuk Tim Khusus PM Italia Giuseppe Conte. (Foto: Reuters/Darrin Zammit Lupi)

Pantau.com - Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte meminta Komisi Uni Eropa membentuk badan untuk mengatur penyaluran pengungsi yang diselematkan dari Laut tengah. 

Pemerintahan baru Italia berupaya membatasi jumlah pendatang dengan menutup pelabuhannya bagi kapal penyelamatan kemanusiaan.

Untuk diketahui, Italia mengizinkan sekitar 450 pendatang berangkat dari Sisilia namun hanya setelah Jerman, Prancis, Malta, Spanyol, Portugal dan Irlandia setuju menerima banyak pendatang baru. 

Baca juga: 2 Orang Tewas Akibat Ledakan di Penyimpanan Minyak Iran

Perserikatan Bangsa-bangsa menyambut baik langkah yang diambil Italia dalam menahan laju gelombang imigran ke berbagai negara. PBB mengatakan langkah itu menjadi "contoh positif" soal bagaimana EU bisa mengatur perbatasan-perbatasannya.

"Namun, penyelesaian yang diperlukan adalah pengaturan yang bisa lebih dari sedikit demi sedikit atau 'kapal per kapal'," kata Kepala Badan Pengungsi PBB, UNHCR Filippo Grandi.

Baca juga: Berlabel Musuh Bebuyutan, Trump Undang Putin ke Gedung Putih

Grandi mendesak para pemimpin EU agar menepati janji untuk lebih aktif bekerja sama. Beberapa negara EU, seperti Hongaria dan Republik Ceko, telah menolak menerima para pendatang.

Italia didatangi lebih dari 650.000 pengungsi, yang mendarat di pantai negara itu sejak 2014. Namun, jumlah itu turun tajam selama tahun lalu. Italia menekan Libya agar berbuat lebih untuk menghentikan keberangkatan orang secara besar-besaran dari pantainya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More