Pantau Flash
Tekuk Chen Long, Anthony Ginting Tembus Final BWF World Tour Finals 2019
Industri Fintech Lending Diharapkan Makin Sehat Tahun Depan
Menteri Pendidikan Malaysia Apresiasi Langkah Nadiem yang Hapus UN
191.807 Personel TNI-Polri Dikerahkan dalam Operasi Lilin 2019
LIPI: Sampah Menumpuk Akibat Perilaku Masyarakat

Total Sudah 9 Terduga Teroris Cilincing dan Tambun Diringkus Polisi

Total Sudah 9 Terduga Teroris Cilincing dan Tambun Diringkus Polisi Posisi memasang garis polisi di sekitar area rumah terduga teroris Cilincing, Jakarta Utara, Senin (23/9/2019) (Foto: Antara/Laily Rahmawaty)

Pantau.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap 9 orang terduga teroris di Tambun, Bekasi dan Cilincing, Jakarta, yang termasuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/9/2019) mengatakan terduga teroris yang pertama ditangkap adalah SN dan AZ secara bersamaan pada pukul 05.35 WIB di Tambun, Bekasi.

Baca juga: Begini Cara Terduga Teroris Cilincing Pesan Bahan Dasar Pembuat Bom

Selanjutnya H ditangkap pukul 06.05 WIB di Tambun, Bekasi serta IG pada waktu yang sama di Tambun, Bekasi. Densus 88 kemudian menangkap AR pada pukul 07.05 WIB di Tambun Utara bersama istrinya, S.

Penangkapan dilanjutkan dilakukan terhadap AS di Bekasi Utara dan terakhir MA alias Muri pada pukul 08.30 WIB di daerah Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.

"Selanjutnya atas nama I ditangkap dan sedang didalami. I ditanggap di Jakarta Barat, diduga mengikuti giat idad (kesiapan individu) di Bogor," ujar Dedi Prasetyo.

Baca juga: Secarik Surat Ditemukan di Rumah Terduga Teroris, Isinya Akan Meledakkan...

Untuk barang bukti yang diambil dari lokasi penangkapan, di antaranya dari terduga teroris M di Cilincing berupa bahan bom berdaya ledak tinggi TATP dalam jumlah banyak dan sudah dirakit untuk aksi amaliah.

Densus 88 juga mengamankan berbagai macam senjata api, senjata tajam serta panci untuk bom panci dari terduga teroris H. "Ini akan digabung dengan yang tertangkap di Jakarta Utara. Semua terkoneksi," kata Dedi Prasetyo.

Hingga kini Densus 88 masih melakukan pengejaran terhadap kelompok itu.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: