Forgot Password Register

Turki Menjadi Negara yang Paling Banyak Penjarakan Wartawan

Turki Menjadi Negara yang Paling Banyak Penjarakan Wartawan Bendera Turki. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan usaha apapun untuk melakukan cuci tangan atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, tidak akan memuaskan dirinya maupun dunia internasional.

Namun, Turki sendiri memiliki masalah dalam pembungkaman wartawan, tidak lewat pembunuhan, tetapi penahanan terhadap wartawan.

Melansir ABC, Jumat (9/11/2018), menurut data dari Komite untuk Melindungi Jurnalis di tahun 2017, Turki saat ini menjadi anggota Organisasi Negara-negara Maju (OECD) telah menahan 73 orang wartawan, itu merupakan jumlah lebih tinggi dibandingkan dengan China dengan 41 orang wartawan tahanannya.

Baca juga: Turki Beri Peringatan Jaksa Penuntut Umum Saudi untuk Telanjangi Kasus Kematian Khashoggi

Data sepanjang tahun 2017, tidak ada wartawan yang ditahan ataupun dibunuh selama menjalankan tugas di Indonesia.

Menurut data tersebut, sepanjang tahun 2018 tidak ada pembunuhan terhadap wartawan.

Komite menggolongkan kematian Khashoggi sebagai kematian di wilayah Arab Saudi, karena Konsulat Saudi tersebut masih dianggap sebagai wilayah kedaulatan Saudia Arabia.

Pada tahun ini, 60 orang wartawan tewas ketika sedang menjalankan tugas mereka. Negara yang paling berbahaya adalah Afghanistan yang saat ini telah 10 orang wartawan telah terbunuh di negara tersebut.

Baca juga: Ancaman Turki untuk Kurdi Suriah Bikin AS Panik?

Share :
Komentar :

Terkait

Read More