Pantau Flash
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka
Polri Klaim Situasi Papua Barat Kondusif
Kapolda: Kamtibmas Papua Sudah Kondusif dan Aman
Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur

Turunnya Produksi Mobil Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Inggris

Turunnya Produksi Mobil Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Inggris Ilustrasi (Foto: Getty Image)

Pantau.com - Jatuhnya produksi mobil dan berkurangnya persediaan di Inggris oleh produsen memperlihatkan ekonomi menyusut pada bulan April.

Ekonomi berkontraksi 0,4 persen dari bulan sebelumnya, menurut Kantor Statistik Nasional (ONS). Kontraksi berarti pertumbuhan untuk tiga bulan hingga April melambat menjadi 0,3 persen.

Dilansir BBC, shutdown pabrik yang dirancang untuk mengatasi gangguan dari Brexit Maret memangkas produksi mobil Inggris hampir setengahnya, kata industri itu bulan lalu.

Baca juga: Kata Menkeu AS, Trump dengan Senang Hati Kenakan Pajak Impor China

Statistik ONS Rob Kent-Smith mengatakan pertumbuhan menunjukkan beberapa pelemahan dalam tiga bulan terakhir, dengan ekonomi menyusut pada bulan April terutama karena penurunan dramatis dalam produksi mobil, dengan ketidakpastian menjelang tanggal keberangkatan asli Uni Eropa Inggris yang mengarah ke shutdown yang direncanakan.

"Ada juga kelemahan yang meluas di seluruh manufaktur pada bulan April, karena dorongan dari penyelesaian awal pemesanan menjelang tanggal keberangkatan asli Uni Eropa Inggris telah memudar," jelas Rob.

Baca juga: Sengketa Dagang dengan AS, China Bisa Batasi Akses Teknologi

Kontraksi pada bulan April jauh lebih tajam dari perkiraan para ekonom. Ruth Gregory, ekonom senior Inggris di Capital Economics, mengatakan secara keseluruhan, pesan yang jelas adalah bahwa pertumbuhan yang mendasarinya cukup lamban.

"Dengan kelumpuhan Brexit dan ekonomi global yang melambat mengambil korbannya, kami meragukan PDB akan tumbuh lebih dari 1,5 persen atau lebih pada 2019 secara keseluruhan dan mengharapkan suku bunga tetap ditahan sampai pertengahan tahun depan," pungkasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi


Komentar

  1. yok gabung atau join di www.sport165.com guys. sedang baru ada promo/bonus gila-gila an guys.! Untuk info lebih lanjut bisa hub cs kami di livechat/Wa : +6282122629282 / +6287741757139