Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

Ucapan "Tampang Boyolali" Timbulkan Polemik, Prabowo Minta Maaf

Headline
Ucapan Capres Prabowo Subianto dalam acara Gerakan Emas (Foto:Pantau.com/ Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan klarifikasi terkait ucapannya dalam video yang kini menjadi viral mengenai "tampang Boyolali" saat peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 30 Oktober 2018. Dalam video klarifikasi tersebut Prabowo menyampaikan permintaan maaf terkait pernyataannya.

Klarifikasi ini disampaikan Prabowo, di akun media sosial twitter milik koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak, Selasa, 6 November 2018.

Baca juga: Ucapan 'Tampang Boyolali' Tuai Kontroversi, Ini Tanggapan Prabowo

Di akun twitter Dahnil, @Dahnilanzar, ada video klarifikasi yang dibagi menjadi tiga bagian dimana video berisi tentang penjelasan mantan Danjen Kopassus terkait pernyataannya.

"Saya kira itu mungkin berlebihan ya. Saya tidak ada niat sama sekali. Itu kan cara saya kalau bicara itu familiar dari istilah atau mungkin bahasa-bahasa sebagai seorang teman,"ujar Prabowo dalam video.

"Jadi ya maksud saya tidak negatif, tapi kalau ada yang merasa tersinggung ya saya minta maaf. Maksud saya tidak seperti itu,"sambungnya.

Ketua umum partai Gerindra ini juga menambahkan siap untuk diajak atau diminta dialog langsung. Menurutnya hal ini merupakan bagian dari Demokrasi yang bersifat dinamis.

Seperti diketahui, dalam salah satu bagian dalam pidato yang menjadi viral beberapa waktu lalu, Prabowo membicarakan mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia memberi ilustrasi tentang ketimpangan sosial dengan menyebut 'tampang Boyolali' akan terasing jika memasuki hotel-hotel mewah di Jakarta.

Baca juga: Tim BPN Prabowo-Sandi Soal 'Tampang Boyolali': Tidak Bermaksud Merendahkan

"Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?" ujar Prabowo.



Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Nasional

Berita Terkait: