Forgot Password Register

Ungkap Kasus Najib Razak, Kepala Lembaga Anti-Korupsi Diancam Akan Dibunuh

Ungkap Kasus Najib Razak, Kepala Lembaga Anti-Korupsi Diancam Akan Dibunuh Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak tiba untuk memberikan pernyataan kepada Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) di Putrajaya, Malaysia, Selasa (22/5/2018). (Foto: Reuters/Lai Seng Sin)

Pantau.com - Kasus korupsi yang diduga melibatkan eks Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pada 2015 perlahan mulai terungkap. 

Meskipun Kepala Lembaga Anti-Korupsi Malaysia, Mohd Shukri Abdull mengatakan sempat menerima ancaman pembunuhan saat melakukan penyelidikan. Tak berhenti disitu saja, sejumlah saksi yang akan dimintai keterangannya pun mendadak hilang. 

"Saya diancam akan ditembak, diminta pensiun dini, cuti lebih awal, dan ditarik ke departemen pelatihan," kata Shukri.

Baca juga: Geledah Kediaman Najib Razak, Polisi Sita 72 Koper Berisi Uang Tunai

Ia juga bercerita soal peluru yang dikirim ke rumahnya, akan tetapi ia tidak pernah memberitahu istri serta keluarganya, maupun melapor ke polisi. Dia juga pernah mendapat perlindungan polisi ketika berkunjung ke AS setelah menduga dirinya diikuti oleh aparat keamanan Malaysia

Namun, Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) seakan tak gentar dan tetap membuka kembali penyelidikan terhadap aliran uang mencurigakan ke rekening bank Najib dari SRC International terkait korupsi 1MDB.

Najib tiba di markas MACC pada Selasa pagi (22/5/2018). Ia dipanggil untuk dimintai keterangan terkait keterlibatannya dalam kasus 1MDB.

Seperti diketahui, pasca rumah dan apartemennya digeledah polisi, Najib dan istrinya, Rosmah Mansor sudah dicekal berpergian ke luar negeri. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More